Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Oktober 2022

11 Fakta Menarik seputar Pelayaran Ferdinand Magellan





Kita tahu bahwa Ferdinand Magelhaens atau disebut juga Magellan adalah pemimpin pelayaran pertama yang mengelilingi dunia, tapi itu bukan satu-satunya aspek menarik dari perjalanan penjelajah Portugis itu. 

Dimulai pada tahun 1519 M, pengembaraan Magellan berlangsung selama tiga tahun, merenggut nyawa ratusan orang dan mengubah pemahaman Eropa tentang geografis dunia. 

Di bawah ini ada 11 fakta yang terkait dengan penjelajahan bersejarah Magellan.



1. Kru Multinasional 

Meskipun aslinya adalah ekspedisi Spanyol, namun armada Magellan menampilkan kru dari berbagai latar belakang. Didominasi oleh kru-kru berkebangsaan Spanyol dan Portugis, pelayaran Magellan juga diikuti oleh para kru dari Yunani, Sisilia, Inggris, Perancis, Jerman dan Afrika Utara. 




2. Pemicu Pelayaran

Magellan awalnya meluncurkan ekspedisinya sebagai sarana untuk menemukan rute barat menuju Maluku. Tetapi, akibat Perjanjian Tordesillas (1494 M) yang menetapkan bahwa dunia dibagi dua antara Spanyol dan Portugis, Spanyol terpaksa mengambil jalur lintas baru dengan berlayar di sekitar Amerika Selatan. 




3. Magellan Dianggap Pengkhianat

Ferdinand Magellan sebenarnya berasal dari Portugal, tetapi Raja Charles I dari Spanyol justru yang menjadi sponsor perjalanannya. Hal ini membuat marah Raja Manuel I dari Portugal, yang kemudian mengirim mata-mata untuk mengganggu persiapan Magellan, merusak hak milik keluarganya dan membuat upaya untuk membunuhnya. 


Saat ekspedisi Magellan berlangsung pun, Raja Manuel I memerintahkan dua kelompok karavel Portugis untuk mengejar armada Magellan dengan harapan menangkap Magellan dan mengembalikannya ke Portugis. 




4. Pemberontakan Kru




Awak Magellan yang kebanyakan berasal dari Spanyol membenci gagasan-gagasan yang dilahirkan oleh seorang kapten berkebangsaan Portugis. Oleh karena itu, selama pelayarannya, Magellan mesti menghadapi dua pemberontakan dalam armadanya. Karena mengkhawatirkan obsesi Magellan untuk menemukan pasase ke Pasifik akan menjadi kiamat bagi ekspedisi, pada bulan April 1520 M, tiga dari lima kapal melakukan pemberontakan. 

Magellan dan pendukungnya akhirnya dapat menggagalkan pemberontakan itu. Bahkan, Magellan mendamparkan dua anak buahnya di sebuah pulau ketika mereka merencanakan pemberontakan ketiga. Namun, pemberontakan terus bermunculan sehingga Magellan kembali lebih awal ke Spanyol. 





5. Raksasa di Amerika Selatan



Saat armadanya berlabuh di tempat yang sekarang disebut Argentina, kru Magellan melaporkan tentang orang-orang setinggi 8 kaki di pantai Patagonia. Setelah berteman dengan para "raksasa" itu, Magellan menawan salah satu dari mereka. Raksasa itu kemudian dibaptis dan diberi nama Paul, namun meninggal saat armada melintasi Samudera Pasifik. 

Para sejarawan menduga bahwa raksasa-raksasa itu anggota dari Tehuelche, suku asli Indian yang secara alami memang memiliki tinggi badan di atas rata-rata. Mereka tinggal di selatan Chile dan Argentina. Soal tinggi badan orang-orang itu, kru Magellan tampaknya terlalu berlebihan. Tetapi, mitos raksasa Patagonian pun bermunculan selama bertahun-tahun. 




6. Selat Magellan 



Setelah dilapukkan badai di dekat Amerika Selatan dan kehilangan salah satu dari kapalnya, Magellan akhirnya memasuki apa yang sekarang dikenal sebagai Selat Magellan pada bulan November 1520. Ketika itu armadanya melintasi sebuah lautan yang tenang sehingga Magellan menamainya "Mar Pacifico, yang berarti "laut damai" dalam bahasa Portugis. Magellan percaya bahwa ia akan segera mencapai Kepulauan Rempah-Rempah, namun armadanya terkatung-katung di Samudera Pasifik selama 98 hari sebelum mencapai daratan. 




7. Magellan Juga Seorang Penginjil



Meskipun itu tidak pernah menjadi bagian resmi dari misinya, Magellan berusaha keras untuk mengkristenkan semua masyarakat adat yang ia temui. Contoh yang paling menonjol adalah Filipina di mana pada bulan April 1521 M ia membaptis raja Cebu, Humabon, bersama ribuan rakyatnya. 

Semangat keagamaan Magellan rupanya begitu kuat sehingga ia mengancam akan membunuh setiap kepala suku yang menolak memeluk Kristen dan keputusannya ini yang justru mengakibatkan kejatuhannya. Ketika seorang ketua suku bernama Lapu-Lapu menolak untuk memeluk Kristen, anak buah-anak buah Magellan membakar desa Lapu-Lapu di Pulau Mactan. 

Magellan kemudian mengunjungi Mactan bersama 49 anak buahnya dan menuntut agar Lapu-Lapu menyerah pada kekuasaannya. Lapu-Lapu menolak sehingga terjadilah pertempuran. Dalam pertempuran itu Magellan tewas setelah ditombak dan ditusuk berulang kali oleh penduduk pulau itu. Di Filipina, Magellan dikenang sebagai tiran, bukan pahlawan, Pertempuran Mactan diperingati setiap tanggal 27 April di mana seprang aktor terkenal Filipina akan memainkan peran sebagai Lapu-Lapu. 




8. Pertama Mengeliling Bumi



Salah satu anggota paling penting dalam perjalanan Magellan adalah seorang budak bernama Enrique yang telah bersama-sama dengan sang kapten sejak perjalanan awal. Enrique dikabarkan berbicara dengan dialek Melayu dan bertindak sebagai penerjemah ekspedisi selama di Filipina. Banyak sejarawan yang mencatat jika Enrique berasal dari Hindia Timur sehingga dengan demikian ia sudah mengelilingi bumi saat kembali ke tanah airnya. Jika benar, ini berarti bahwa budak Enrique adalah orang pertama yang mengelilingi dunia. 




9. Ternyata Magellan Hanya Mengelilingi Separuh Bumi Saja



Magellan sering disebut sebagai penjelajah pertama yang mengelilingi dunia, namun hal ini tidak benar secara teknis. Sementara ia mengorganisir pelayaran, Magellan justru tewas sebelum misi untuk mencapai Kepulauan Rempah tercapai. Kredit sukses mengelilingi dunia justru mesti diberikan kepada Juan Sebastian Elcano Basque yang memimpin perjalanan pulang Victoria, satu-satunya kapal yang masih tersisa, mulai akhir 1521an sampai kedatangannya di Spanyol pada bulan September 1522 M.




10. 60 Tahun Kemudian
 


Ketika kapal Victoria tiba di Spanyol pada bulan September 1522 M, hanya 18 kru yang tersisa dari dari sekitar 260 kru ekspedisi. Mengelilingi bumi pun akhirnya terbukti dan keberhasilan ekspedisi Magellan tampak mustahil untuk diulang. 

Namun, pada tahun 1577 M, dengan dipimpin oleh navigator Inggris, Sir Francis Drake, misi kedua untuk mengelilingi bumi dilakukan. Sebagian besar mengikuti rute misi ini sama seperti rute Magellan. Sebagaimana armada Magellan, armada Drake juga diporak-porandakan oleh perjalanan panjang dan hanya kapal Golden Hind yang sukses kembali ke Inggris pada tahun 1580 M.




11. Bukan Orang Pertama



Ferdinand Magellan boleh saja dibilang sebagai kapten ekspedisi pertama yang mengelilingi bumi, tapi ia bukan orang asing pertama yang mencapai Kepulauan Filipina. Lebih dari 100 tahun sebelum ekspedisi Magellan, para pelaut Cina di bawah pimpinan Laksamana Zheng He (Cheng Ho) telah mendatangi Filipina dan melakukan perdagangan dengan penduduk setempat. Kapal dagang berukuran besar (Junk Ship) tersebut terdiri dari ribuan awak kapal. Beberapa di antaranya bahkan begitu besar sehingga sanggup untuk membawa lapisan tanah untuk membuat peternakan di atas kapal.





.

Rabu, 18 Maret 2015

Semua Hal tentang Benito Mussolini



Pada tanggal 29 Oktober 1922, Benito Mussolini ditawari menjadi perdana menteri Italia di tengah-tengah pergolakan politik dan sosial. Sejak saat itu, Il Duce (Sebutan untuk Mussolini yang berarti "pemimpin" dalam bahasa Italia) berkuasa selama 21 tahun. 

Berikut beberapa hal yang mungkin belum Anda ketahui tentang Benito Mussolini.

Lahir pada tanggal 29 Juli 1883, Mussolini kecil sudah memperoleh reputasi karena suka berkelahi dan mem-bully. Pada usia 10 tahun ia diusir dari asrama karena menusuk teman sekelasnya dan di sekolah berikutnya ia kembali melakukan penusukan. Ia juga mengaku pernah menikam lengan pacarnya dengan pisau. Ia memimpin geng anak laki-laki untuk mencuri di perkebunan dan akhirnya ia mahir menggunakan pedang dalam perkelahian-perkelahian yang dilakoninya.

Lahir dari seorang ayah sosialis, Mussolini dinamai Presiden Meksiko yang berhaluan kiri, Benito Juárez. Sedangkan dua nama tengah, Amilcare dan Andrea, diambil dari nama sosialis Italia Amilcare Cipriani dan Andrea Costa. Ketika tinggal di Swiss (1902-1904), ia menulis untuk majalah sosialis, seperti L'Avvenire del Lavoratore (Masa Depan Pekerja). Ia kemudian bertugas dalam kemiliteran Italia selama hampir dua tahun sebelum melanjutkan karirnya sebagai guru dan wartawan. Dalam artikel dan pidatonya, Mussolini memuji Karl Marx dan mengkritik patriotisme. 

Pada tahun 1912 ia menjadi editor Avanti!, surat kabar harian resmi Partai Sosialis Italia. Tapi, ia dipecat dari partai dua tahun kemudian karena mendukung Perang Dunia I. Pada tahun 1919, Mussolini mengubah pemikiran dan ideologinya secara radikal dengan mendirikan gerakan fasis yang nantinya akan menjadi Partai Fasis.

Dari tahun 1920 sampai 1922, pasukan bersenjata fasis hanya sedikit menghadapi gangguan dari polisi atau tentara ketika mereka mengobrak-abrik Italia sehingga terjadi kerusakan properti dan membunuh ±2.000 lawan politik. Banyak warga yang dipukuli atau dipaksa minum minyak jarak. Kemudian, pada tanggal 24 Oktober 1922, Mussolini mengancam akan merebut kekuasaan dengan demonstrasi. 

Meskipun Perdana Menteri Luigi Facta mengetahui rencana ini, namun ia gagal menindaknya. Akhirnya, ketika fasis mulai menduduki kantor-kantor pemerintah dan telekomunikasi pada malam 27 Oktober, Facta dan para menterinya menyarankan Raja Victor Emmanuel III untuk menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan darurat militer. Raja yang bimbang itu menolak untuk menandatangani keputusan tersebut dan Facta dipaksa mengundurkan diri.

Pada tanggal 29 Oktober, raja memberi tawaran pada Mussolini kesempatan untuk membentuk pemerintahan koalisi bersama pemimpin politik nonfasis Italia. Selanjutnya, ia ingin unjuk kekuatan. Hasilnya, ia pun bergabung dengan pendukung bersenjata yang membanjiri jalan-jalan di Roma pada hari berikutnya.

Setelah menjadi perdana menteri, Mussolini mengurangi pengaruh hakim, memberangus kebebasan pers, menangkap lawan politik, melegalkan kekerasan skuad fasis dan mengkonsolidasikan kekuasaannya. Namun, ia terus bekerja dalam sistem parlementer setidaknya sampai Januari 1925 ketika ia menyatakan dirinya diktator Italia. Setelah serangkaian percobaan pembunuhan pada tahun 1925 dan 1926, Mussolini melarang partai-partai oposisi, menendang lebih dari 100 anggota parlemen, mengembalikan hukuman mati untuk kejahatan politik, mengerahkan polisi rahasia dan menghapuskan pemilu.

Sebagai seorang pemuda sosialis, Mussolini menyatakan dirinya sebagai seorang ateis dan mencerca Gereja Katolik. Ia mengatakan bahwa hanya orang idiot yang percaya pada cerita Injil. Ia juga mengatakan bahwa Yesus Kristus dan Maria Magdalena adalah sepasang kekasih. Dia bahkan menulis sebuah novel bubur anti-klerikal. Tapi, setelah mengambil alih kekuasaan, Il Duce mulai berbaik hati pada gereja. Ia melarang freemasonry, membebaskan pendeta dari pajak, menindak kontrasepsi buatan, berkampanye untuk meningkatkan kelahiran, menghukum pelaku aborsi, membatasi kehidupan malam, mengatur pakaian wanita dan melarang homoseksual. 

Meskipun memiliki banyak gundik, tapi ia juga menghukum berat pelaku perzinahan. Pada 1929 Mussolini menandatangani perjanjian dengan Vatikan di mana gereja menerima wewenang atas pernikahan dan kompensasi untuk properti yang telah disita pada dekade sebelumnya. Bahkan, ia menyebut Paus Pius XI sebagai “manusia utusan yang dikirim pada kita [Italia].” Meskipun demikian, ketegangan di antara keduanya muncul kembali karena beberapa hal, seperti hukum rasial Mussolini yang mirip dengan apa yang diterapkan oleh Nazi Jerman.

Mussolini melancarkan aksi militer pertama pada tahun 1923 ketika ia membombardir dan menduduki pulau Corfu, Yunani. Beberapa tahun kemudian, ia resmi penggunaan kamp-kamp konsentrasi dan gas beracun untuk meredakan pemberontakan di Libya yang pada saat itu merupakan koloni Italia. Gas beracun lagi-lagi digunakan secara ilegal selama penaklukan Ethiopia pada tahun 1935 dan 1936 setelah Il Duce menyatakan bahwa Italia akhirnya memiliki kerajaannya. "Ini adalah sebuah kerajaan fasis, sebuah kerajaan perdamaian, sebuah kerajaan peradaban dan kemanusiaan," katanya. Tiga tahun kemudian, Italia menyerbu dan menganeksasi Albania. Selama perang saudara di Spanyol, ia memberikan bantuan pasukan dan senjata pada gerakan nasionalis pimpinan Jenderal Francisco Franco.




Hingga Juni 1940, Italia di bawah Mussolini belum memasuki kancah Perang Dunia II. Padahal, Nazi Jerman sebagai sekutunya sudah melanda sebagian besar Eropa. Segera menjadi jelas bahwa Italia tidak memiliki peralatan militer yang memadai. Laju produksi militernya pun menyedihkan. Mussolini berulang kali mengubah rencana perang. Serangan terhadap Perancis hanya membuat sedikit kemajuan sampai Perancis meminta Jerman untuk mengadakan gencatan senjata. Kemudian, tentara Italia menyerbu Yunani, tetapi hanya untuk mendorong Yunani kembali ke Albania. Kampanye Italia atas Afrika Utara juga terhenti. Yang memalukan, Jerman seringkali menyelamatkan Italia.

Setelah menguasai Libya dan Ethiopia, pasukan Sekutu menginvasi Italia pada tahun 1943 dan mulai menjatuhkan bom di Roma. Pada tanggal 25 Juli 1943, Raja Victor Emmanuel memberitahu Mussolini bahwa ia akan digantikan sebagai perdana menteri. Il Duce kemudian ditangkap dan dipenjarakan di berbagai tempat, termasuk di sebuah resor ski pegunungan terpencil di mana pasukan Jerman menyelamatkannya satu setengah bulan kemudian. 

Dari September 1943 sampai April 1945, Mussolini memimpin pemerintahan boneka di wilayah utara Italia yang diduduki Jerman. Pada akhir perang, ia mencoba menyelinap melintasi perbatasan Swiss dengan menyamar menggunakan mantel dan helm yang biasa digunakan Jerman. Tapi sebuah partisan Italia mengenalinya. Mussolini kemudian dan mayatnya digantung terbalik di sebuah lapangan di Milan.





.

Sabtu, 14 Maret 2015

Ahmad bin Fadlan dan Orang-Orang Viking




Tahun 921 M, Ahmad bin Fadlan atau juga disebut Ibnu Fadlan diutus oleh Khalifah al-Muqtadir, penguasa Dinasti Abbasiyah di Baghdad, untuk pergi ke kerajaan Bulghar (cikal bakal dari Bulgaria) di hulu sungai Volga di Kazan, wilayah Tatarstan saat ini. 


Kita semua tahu bahwa di atas sungai ini berdiri sebuah kota yang dinamai Volgograd, atau kota Volga. Sungai ini sangat bersejarah karena menjadi bukti bisu pertempuran brutal dan vital dalam perang dunia II. Ya, kota di sungai ini dahulu disebut Stalingrad, atau kota Stalin yang sangat dipertahankan mati-matian oleh tentara merah atas instruksi Presiden Rusia saat itu, Joseph Stalin yang bernama asli Iosef Vissarionovich Jugashvili.






Kembali ke petualangan Ibnu Fadlan, di padang rumput antara Laut Aral dan Laut Kaspia atau wilayah Inner Asia, Ibnu Fadlan berjumpa dengan peradaban kulit putih pra-Kristen yang diantaranya diyakini sebagai orang-orang Viking dari Skandinavia yang mengembara jauh ke timur. 


Orang Arab ketika itu menyebut bangsa kulit putih berambut pirang ras Jermania dari wilayah utara sebagai orang-orang Russiyah atau Rus. Fakta ini menimbulkan kontroversi mengenai keterlibatan orang-orang Viking dalam pembentukan Rusia.

Kitab yang berisi catatan perjalanannya sekaligus laporan untuk Khalifah al-Muqtadir telah membantu para ahli sejarah memahami kondisi masyarakat proto-Rusia saat itu. Ahli sejarah Rusia dari Universitas Minessota, Thomas S Noonan, mengakui bahwa Ibnu Fadlan adalah sumber sejarah unik karena dia menyaksikan sendiri adat istiadat bangsa Rus dan menceritakan segalanya secara detail.


“Dia menceritakan bagaimana Karavan bepergian. Dia juga menulis flora dan fauna sepanjang perjalanan. Dia menunjukkan pada kita bagaimana perdagangan berlangsung. Tidak ada sumber seperti itu,” tulis Noonan.



Mata uang dirham (perak) dicari oleh orang-orang Viking sampai perlu mengembara jauh ke timur untuk berdagang dengan bangsa Arab. Bangsa Rus biasanya menjual berbagai macam kulit binatang, ternak, kulit pohon birch, biji pohon ek, lilin, baju besi, dan pedang. Di banyak situs-situs peninggalan Viking di Skandinavia, terutama Swedia, ditemukan ribuah koin dirham dinasti Abbsiyah yang dicetak di Baghdad, Kairo, Damaskus, Isfahan, dan Tashkent. Menurut Noonan koin dirham itulah yang telah menyokong era Viking, masa keemasan mereka dalam menguasai pantai-pantai Eropa Utara selama abad ke-8 sampai abad 11 M. Beberapa bahasa Arab juga diserap ke dalam bahasa Skandinavia seperti kaffe, arsenal, kattun, alkove, sofa, dan kalvatre (aspal pelapis kapal).




Ibnu Fadlan mencatat bahwa perempuan Rus memakai cakram dari emas atau perak di dadanya yang dikalungkan dengan tali di leher sebagai penanda kekayaan. Bila suaminya punya 10 ribu dirham, sang istri akan memakai satu cakram. Jika kekayaan suaminya mencapai 20 ribu dirham, istri memakai 2 cakram, dan seterusnya berlaku kelipatan.


Laki-laki Rus biasanya memiliki budak perempuan yang selalu menemani dan melayani ke mana pun dia pergi. Ia mendeskripsikan Rus sebagai bangsa yang memiliki fisik paling sempurna. Ibnu Fadlan menulis, “Saya tidak pernah melihat fisik yang lebih sempurna daripada mereka, mereka tinggi seperti pohon palm, warna kulit cerah dan kemerahan. Mereka memakai jubah yang menutupi separuh badan dan satu tangan tidak tertutupi kain. Setiap laki-laki membawa kapak, pedang dan belati. Pedang mereka bergaya Franka yang bilahnya besar dan bergerigi.”


Namun dibalik itu Ibnu Fadlan juga menyebut bangsa Rus sebagai bangsa yang jorok. “Mereka adalah yang terjorok di antara semua makhluk. Mereka tidak bersuci setelah buang air kecil dan tidak cuci tangan setelah makan.” 


Ibnu Fadlan juga menulis “Mereka sangat vulgar dan terbelakang (untuk urusan kebersihan).” Ia mencontohkan, mereka menggunakan baskom untuk mencuci tangan, padahal mereka juga memakai baskom tersebut untuk berkumur, meludah, membersihkan hidung bahkan membuang ingus. Kemudian mereka bergantian dengan teman mereka untuk memakai baskom tanpa mengganti airnya dan menambah kotor baskom tersebut.

Ibnu Fadlan juga menceritakan mengenai budak perempuan dan keterikatannya dengan tuannya. Ia menjelaskan secara rinci bagaimana pemakaman salah satu kepala suku mereka yang melibatkan pengorbanan manusia dan kremasi. Budak perempuannya akan mengajukan diri untuk menemani tuannya ke Valhalla (Surga). 

Ibnu Fadlan mengakhiri percakapannya dengan pria Rus setelah mereka mengejek, “Orang Arab benar-benar bodoh. Kalian mengubur orang yang kalian cintai dan hormati agar dimakan rayap dan cacing di dalam tanah. Sedangkan kami membakar mereka yang mati dengan api sehingga bisa cepat masuk ke Surga.”




Keakuratan catatan Ibnu Fadlan dimanfaatkan oleh Michael Crichton untuk menyusun novel Eaters of the Dead tahun 1976 M. Novel ini kemudian dijadikan film oleh Hollywood dengan judul “13th Warrior” yang menceritakan kisah Ibnu Fadlan bepergian ke wilayah Nordik bersama 12 pendekar Viking untuk menumpas kaum kanibal. Tentu saja novel tersebut fiksi belaka karena Ibnu Fadlan tidak pernah pergi ke Skandinavia.






Hak Cipta @ Republika, 18 Januari 2012 


sumber: http://donhasan.blogspot.com/2014/03/ibn-fadhlan-dan-bangsa-viking.html
.


Sabtu, 28 Februari 2015

15 Fakta Menarik tentang Ratu Cleopatra



Sosok Cleopatra sang ratu Mesir seakan telah kabur karena diselimuti fakta dan mitos sekaligus. Hal yang wajar sebenarnya, mengingat alur hidup sang ratu yang seakan mirip dongeng.

Berikut akan disajikan fakta dan informasi menarik perihal ratu termasyur ini.


1. Cleopatra naik ke tahta Mesir pada usia 18 tahun, bersama dengan adiknya Ptolemy XIII, yang berusia sekitar 10 tahun.


2. Dia terpaksa meninggalkan Mesir setelah dihasut oleh penasihat adiknya, untuk kemudian melarikan diri ke Suriah. Cleopatra lantas memperoleh kekuasaannya kembali dengan bantuan tentara bayaran, kembali ke Mesir untuk mengklaim tahta yang diambil begitu saja darinya.


3. Cleopatra juga meminta bantuan Julius Caesar untuk memulihkan kekuasaannya sebagai ratu.


4. Cleopatra melahirkan anak laki-laki dan diberi nama Ptolemy Caesar, di mana rakyat Mesir memanggilnya Caesarion.


5. Setelah kematian Julius Caesar, kubu Cleopatra semakin kuat setelah anaknya menjadi penguasa muda.


6. Cleopatra memainkan peran penting dalam membantu tiga serangkai (Oktavianus, Mark Antony, dan Lepidus) mengalahkan pembunuh Caesar, Cassius dan Brutus.


7. Setelah Cleopatra mengirimkan empat legiun Romawi untuk membantu tiga serangkai dalam pertempuran melawan duo jahat Cassius dan Brutus, dia dipanggil ke kota Tarsus oleh Mark Antony untuk membahas perannya dalam membantu tiga serangkai selama pertempuran Filipi, yang pada akhirnya mereka menangkan.


8. Ketika bertemu dengan Mark Antony, dikatakan bahwa Cleopatra mengenakan jubah Isis. Antony akhirnya jatuh tersihir, meninggalkan istri ketiganya, Fulvia, dan tiga anaknya di Roma, untuk kemudian kembali ke Mesir bersama Cleopatra.


9. Cleopatra melahirkan anak kembar saat Antony kembali ke Roma. Kedua anak tersebut dinamakan Cleopatra Selene dan Alexander Helios.


10. Mark Antony telah bersumpah untuk melindungi tahta Cleopatra dan mengamankan pemerintahannya di Mesir, serta berjanji mengenyahkan adik perempuan dan saingan Cleopatra, Arsinoe, yang sedang berada di pengasingan.


11. Sementara sejarah mencatat ketidaksetiaan Mark Antony, Cleopatra tetap tinggal di sisinya bahkan ketika Antony menikahi saudari tiri Oktavianus, Octavia, untuk menjaga perdamaian.


12. Mark Antony menyatakan putra Caesar, Caesarion, sebagai penguasa yang sah, menentang keinginan Oktavianus untuk menjadikan anak angkatnya sebagai pewaris. Perang dengan demikian terjadi antara Oktavianus melawan Cleopatra dan Mark Anthony.


13. Mark Antony bunuh diri setelah mendengar informasi yang salah tentang kematian Cleopatra. Informasi yang salah ini membuat Antony mengambil nyawanya sendiri menggunakan pedangnya.


14. Mendengar kematian Antony, Cleopatra juga melakukan bunuh diri dengan membiarkan ular berbisa menggigit dirinya.


15. Karena anak Cleopatra masih terlalu muda untuk membela diri atau mengambil alih tahta, dia kemudian dieksekusi pasca penangkapannya oleh Oktavianus.






Age cannot wither her, nor custom stale

Her infinite variety; other women cloy

The appetites they feed, but she makes hungry

Where most she satisfies.. 

William Shakespeare for Cleopatra in Antony and Cleopatra


Selanjutnya kita simak sekilas tentang kisah Cinta Ratu Cleopatra dan Mark Antony, "Antony and Cleopatra" adalah karya sastra tragedi, roman, dan komedi yang ditulis oleh William Shakespeare.

Karya sastra ini berkisah tentang hubungan Mark Antony (Marcus Antonius) dan Cleopatra yang dimulai dari Perang Parthia hingga peristiwa bunuh diri Cleopatra.

Cleopatra dilahirkan tahun 69 SM dan merupakan satu-satunya penguasa Ptolemaic yang belajar bahasa Mesir. Dia tidak hanya menarik tapi juga memiliki pesona menggoda yang digunakan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

Cleopatra memiliki hubungan dengan dua jenderal besar Romawi – Julius Caesar dan Mark Antony, dan ditakdirkan menjadi penguasa terakhir dari dinasti Ptolemeus I. Meskipun berkuasa di Mesir, Cleopatra VII bukan orang Mesir, tetapi keturunan Makedonia.

Dia tidak hanya dikenal karena kecantikannya, tetapi karena kecerdasannya juga. Cleopatra diyakini fasih dalam hampir selusin bahasa dan seorang ahli matematika yang terampil. Dia juga seorang pemimpin brilian yang dikenal piawai memikat laki-laki utuk mencapai keinginannya.



Bagaimana Kisahnya Dimulai ?

Cleopatra merupakan ‘wanita simpanan’ Julius Caesar. Mereka memiliki seorang putra yang diberi nama Caesarion. Setelah pembunuhan Caesar, Mark Antony meminta Cleopatra hadir ke kota Tarsus untuk membahas aliansi Roma dengan Mesir.

Ketika bertemu Cleopatra yang mengenakan jubah Isis, Antony tersihir oleh kecantikannya dan memutuskan menikahinya meskipun Antony sudah menikah dengan Fulvia. Ketika Fulvia mengetahui perkawinan suaminya dengan Cleopatra, dia lantas segera mengkonfrontasi Octavianus, melakukan begitu rupa sehingga seolah-olah dia melakukannya atas nama Antony.

Dalam upaya untuk mengikat hubungan dengan Octavianus, Antony menikahi adik Oktavianus, Octavia Minor, tetapi kemudian meninggalkannya setelah meragukan loyalitas Oktavianus, untuk kemudian kembali ke Cleopatra.

Cleopatra tidak bereaksi atas ‘perselingkuhan’ Antony (meskipun mengetahui hal ini dua minggu sebelum melahirkan anak kembar mereka), dengan tetap tinggal di sisi Antony saat berperang melawan Octavianus.

Atas sikap setia yang ditunjukkan Cleopatra, Antony mengikrarkan kesetiaan dan cintanya kepada Cleopatra di tengah-tengah berkecamuknya konflik.




Octavianus yang Haus Perang

Cleopatra dan Mark Antony adalah orang yang setia kepada Caesar. Mereka pernah bertemu sebelumnya selama pemerintahan Caesar.

Pernikahan mereka mempererat hubungan antara Roma dan Mesir, di mana Antony kembali ke tanah Cleopatra setelah pernikahan mereka. Octavianus, saingan Antony, semakin khawatir terhadap kekuatan Cleopatra dan Antony.

Lebih lagi, Octavianus amat marah mengetahui Antony memberikan sebagian wilayah Timur Tengah yang meliputi Mesir, Siprus, Kreta dan Suriah, sebagai hadiah pernikahan. Cleopatra, bersama dengan Caesarion, kemudian menjadi penguasa wilayah tersebut.

Octavianus, yang merupakan keponakan dari Julius Caesar, lantas menyatakan perang terhadap Antony pada tahun 31 SM yang berlangsung di Actium, Yunani.




Akhir Tragis

Antony dan Cleopatra bergabung dalam pertempuran, namun terpaksa harus mengakui keunggulan Octavianus. Pada pertempuran, pasukan mereka sempat dibuat cerai berai oleh Octavianus.

Antony kemudian kembali ke medan perang tak lama setelah itu, namun mendengar berita menyesatkan tentang kematian Cleopatra. Mengira kekasihnya telah tewas, Antony lantas bunuh diri menggunakan pedangnya sendiri.

Mendengar kematian Antony, Cleopatra begitu berduka dan memutuskan ikut mengakhiri hidupnya dengan membiarkan ular berbisa menggigit dirinya. Anak Cleopatra, Caesarion, kemudian diangkat sebagai Firaun oleh para pendukungnya, namun kemudian ditangkap dan dieksekusi atas perintah Octavianus.





sumber: 
  • http://www.amazine.co/39270/15-fakta-menarik-tentang-cleopatra-sang-ratu-mesir/
  • http://www.amazine.co/39273/inilah-kisah-cinta-tragis-antara-cleopatra-mark-antony/
.

Jumat, 06 Februari 2015

Anne Frank dan Diary masa Holocaust



Anne Frank adalah gadis remaja Jerman-Yahudi yang terkenal akan catatan hidupnya saat bersembunyi dari Nazi selama Perang Dunia II.


Buku harian Anne Frank pertama kali diterbitkan tahun 1947 dengan judul Anne Frank: The Diary of a Young Girl dan menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca di dunia.

Dokumentasi kehidupan Anne Frank selama era holocaust terutama berisi catatan pribadi tentang penindasan dan fasisme di bawah kekuasaan Nazi dalam kacamata seorang anak.

Annelies Marie Frank lahir pada 12 Juni 1929 di Weimar, Jerman, dari orang tua bernama Otto Frank dan Edith Hollander Frank. Dia memiliki kakak perempuan yang berusia dua tahun lebih tua bernama Margot.

Meskipun keluarga Frank merupakan keturunan Yahudi, mereka tinggal di lingkungan beragam. Ayah Anne bahkan pernah menjabat sebagai perwira Jerman selama Perang Dunia I.




Pada tahun 1933, partai Nazi pimpinan Adolf Hitler memenangkan pemilu di Frankfurt dan segera melahirkan gerakan anti-Semit.

Keluarga Frank mulai khawatir tentang efek dari gerakan Nazi di Jerman dan segera pindah ke Amsterdam, di mana Otto Frank menjadi seorang pengusaha.


Disana, Anne Frank kembali ke kehidupan normal sebagi seorang gadis muda, memasuki sekolah Montessori dan mengembangkan minatnya dalam menulis.

Pada hari ulang tahun ketiga belas, Anne Frank menerima buku autograf dari ayahnya.

Anne Frank segera menggunakan buku itu sebagai buku harian untuk menuangkan apa yang dia pikirkan.

Pada saat itu, pendudukan Jerman mulai melakukan pengejaran ke orang Yahudi dan mulai memaksa anak-anak Yahudi untuk menghadiri sekolah Yahudi.




Sebulan setelah memulai buku hariannya, Anne Frank dan keluarganya dipaksa bersembunyi, setelah kakaknya, Margot, menerima pemberitahuan untuk melapor ke kamp kerja.

Mereka lantas berpindah dengan hanya mengenakan pakaian di tubuh ke dua kamar kecil yang tersembunyi di atas gedung tempat Otto Frank bekerja.

Dengan bantuan dari mitra bisnis dan teman-teman terdekat, Frank terus bersembunyi menghindari pengejaran Nazi.

Selama bersembuyi, Anne terus menuliskan apa yang dia dirasakan, lihat, dan dengar. Entri terakhir ke dalam buku hariannya adalah 4 Agustus 1944.

Hari itu, pasukan Jerman menyerbu tempat persembunyian keluarga Frank dan menangkap mereka.

Sebagian dari mereka dijebloskan ke penjara, sedangkan Anne dan kakaknya dikirim untuk bekerja di kamp konsentrasi.

Anne Frank dikirim ke Bergen-Belsen pada bulan Oktober dan meninggal karena tifus musim semi berikutnya diusia 16 tahun.




Tanpa sepengetahuan Anne Frank, seorang wanita bernama Miep Gies sempat menyelamatkan buku harian Anne Frank saat tentara Jerman menyerbu masuk.

Gies lantas memberikan buku harian tersebut kepada ayah Anne setelah mengetahui sang anak sudah tewas.

Ayahnya berusaha menerbitkan buku tersebut, sebagian untuk mengabarkan dunia akan kekejaman partai Nazi, sekaligus untuk mewujudkan impian putrinya menjadi penulis.


Penerbitan pertama Anne Frank: A Young Girl’s Diary dilakukan pada tahun 1947. Sejak itu, buku tersebut diterjemahkan ke berbagai bahasa serta diadaptasi menjadi sebuah film, The Diary of Anne Frank pada tahun 1959.








sumber: http://www.amazine.co/28214/siapakah-anne-frank-kisah-penulis-the-diary-of-a-young-girl/
.

Rabu, 04 Februari 2015

Herodotus, Bapak Sejarah Dunia



Herodotus, penulis pertama yang mendokumentasikan sejarah Eropa, digambarkan oleh Cicero sebagai ‘bapak sejarah’.


Meskipun dianggap sebagai ‘bapak sejarah’, tulisan Herodotus berisi lebih sebagai deskripsi tentang peristiwa baik yang dilihatnya sendiri atau mengumpulkan dari sumber yang dia anggap terpercaya.

Herodotus bepergian ke berbagai tempat untuk mengumpulkan informasi tangan pertama tentang berbagai peristiwa. Herodotus menyatakan dalam bukunya bahwa banyak dari apa yang dia tulis ‘berdasarkan desas-desus, bercampur dengan …. pengamatan saya sendiri ‘.

Dia juga mengatakan lebih lanjut, “Merupakan tugas saya untuk mengulangi apa yang dikatakan, tapi jangan pernah langsung percaya dengan apa yang saya tulis tanpa syarat, pernyataan ini berlaku untuk semua karya saya.”




Tahun Awal

Herodotus lahir sekitar tahun 484 SM di Halicarnassus. Sebagai sebuah kota utama yang terletak dekat Asia Kecil, Halicarnassus kemudian diperintah oleh Ratu Artemisia.

Ratu Artemisia merupakan pengikut Raja Persia Xerxes dan telah berperang bersama dalam pertempuran laut Salemis. Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecilnya. Riwayat tentang Herodotus baru diketahui saat dia mulai beranjak dewasa.

Sepeninggal Ratu Artemisia, cucunya yang bernama Lygdamis ganti memerintah. Dia merupakan seorang tiran sehingga tidak disukai oleh rakyatnya.




Pengasingan dari Halicarnassus

Herodotus muda dan pamannya Panyasis, yang adalah seorang penyair, terlibat dalam plot gagal untuk menggulingkan Lygdamis

Kegagalan ini berujung pada penangkapan dan eksekusi Panyasis. Herodotus berhasil melarikan diri dan mencari perlindungan di kota tetangga Samos.

Di Samos, Herodotus tinggal selama delapan tahun sambil mempelajar dialek Ionic yang digunakannya saat menulis karya-karyanya di masa depan.

Setelah Lygdamis digulingkan, Herodotus kembali ke Halicarnassus namun ternyata tetap tidak diinginkan oleh penguasa baru sehingga memaksanya sekali lagi meninggalkan kota kelahirannya tersebut.




Di Athena

Herodotus kini menuju ke Athena, kota yang sedang mencapai puncak budaya, dan dengan cepat segera merasa nyaman. Di Athena, Herodotus bercerita tentang pengalamannya dengan Lygdamis di Halicarnassus kepada sejawat cendekiawan dan akhirnya diberikan tunjangan untuk menopang hidup sehari-hari.






Perjalanan Herodotus

Mungkin karena permintaan populer untuk menceritakan kembali peristiwa dunia atau memang karena dorongan Herodotus sendiri, maka dia mulai melakukan berbagai perjalanan untuk merekam kehidupan di tempat-tempat yang jauh.

Tempat-tempat yang pernah dikunjungi Herodotus diantaranya adalah Mesir, Babilonia, Susa, Ecbatana, Krimea, Georgia, Tirus, Suriah, Thrace, Kirene, Libya, dan seluruh Yunani.




Buku Sejarah

Buku yang ditulis Herodotus berisi tentang kekhasan geografis tempat yang dikunjunginya, hewan dan tumbuhan dari daerah tersebut, karakteristik khusus dari orang-orang yang tinggal di dalamnya, politik, sosial, dan budaya, serta kisah-kisah dan legenda yang hidup di dalamnya.

Sejumlah pandangan subyektif dan unsur moral dalam tulisan-tulisan Herodotus jelas tidak dapat dihindari mengingat dia menulis dari perspektifnya sendiri dan sering mengambil peradaban Yunani sebagai standar untuk menilai peradaban lain.

Sekitar 444 SM, orang Athena mendirikan koloni baru bernama Thurii di Italia selatan. Tempat tersebut menjadi pertemuan internasional dan warga terkemuka dari semua bangsa beradab. Herodotus lantas tianggal di Thurii untuk sementara waktu, untuk akhirnya memutuskan kembali ke Athena pada tahun 432 SM. Herodotus meninggal di Athena antara tahun 426 hingga 415 SM.






sumber: http://www.amazine.co/21700/biografi-herodotus-kisah-hidup-bapak-sejarah-dunia/
.

Minggu, 01 Februari 2015

10 Tokoh Unik selama Perang Dunia II



Perang Dunia II adalah konflik bersenjata terbesar dalam sejarah modern dengan melibatkan lebih dari 100 juta personil militer. Selama perang, kekuatan besar dunia mengorganisir diri menjadi dua aliansi militer yang berlawanan, Sekutu dan Axis. 

Banyak jenderal militer penting dan tentara yang muncul di kedua kubu. Namun, artikel ini akan mengupas sepuluh orang unik yang terlibat dengan Perang Dunia II. Orang-orang yang membuat dampak dan memberikan cerita yang menarik.



1. Lyudmila Pavlichenko


Lyudmila Pavlichenko lahir di Bila Tserkva pada tanggal 12 Juli 1916. Ia pindah ke Kiev bersama keluarganya pada usia 14 tahun di mana ia bergabung dengan klub menembak hingga berkembang menjadi seorang penembak jitu (Sniper). 

Ikuti Kisah Lengkapnya disini..





2. Juan Pujol


Juan Pujol lahir di Barcelona, Spanyol. Ia membenci perluasan Nazi Jerman dan Uni Soviet, setelah pengalamannya bersama fasisme dan komunisme selama Perang Saudara. Sekitar tahun 1940 ia memutuskan untuk membantu Inggris. Awalnya, ia mendekati komandan Inggris, tetapi mereka tidak menunjukkan minat untuk mempekerjakannya sebagai mata-mata. Ia kemudian membuktikan dirinya sebagai agen Jerman yang bekerja di Lisbon. Akhirnya, ia membuat kontak dengan intelijen Inggris dan sekali lagi menawarkan jasanya. Kali ini ia diterima dan dipindahkan ke Inggris pada musim semi tahun 1942, lalu dioperasikan sebagai agen ganda di bawah naungan XX Committee. Spymasternya bernama Cyril Bertram Mills, namun yang ia tahu hanya sebagai Mr. Grey. Informasi yang diberikan oleh Pujol kepada Jerman dirancang oleh Mills yang di dalamnya termasuk sejumlah peristiwa sungguhan dalam rangka untuk membuat laporan tampak lebih meyakinkan.

Sebagai agen Inggris, Juan Pujol memiliki codename Garbo, sedangkan sebagai agen Jerman codenamenya adalah Arabel. Ia merupakan salah satu agen ganda paling penting selama Perang Dunia II dan memainkan peran kunci dalam keberhasilan Operasi Fortitude, sebuah operasi penipuan yang dimaksudkan untuk menyesatkan Jerman tentang waktu dan lokasi Invasi Normandia.

Atas jasa-jasanya dalam membantu Sekutu, Pujol menerima MBE dari pemerintah Inggris. Ironisnya,, ia juga menerima Iron Cross dari pemerintah Jerman. Nazi tidak pernah menyadari bahwa dirinya telah menipu mereka. Dengan demikian, ia menerima menjadi salah satu dari sedikit orang selama Perang Dunia II yang menerima penghargaan dari kedua belah pihak. Setelah perang, Pujol memalsukan kematiannya dan pindah ke Venezuela. Ia kemudian dilaporkan tinggal di Choroni, sebuah kota di dalam Taman Nasional Henri Pittier, di dekat Laut Karibia. Ia meninggal pada 1988 dan dimakamkan di pemakaman kota Choroni.





3. Hiroo Onoda


Hiroo Onoda adalah seorang perwira intelijen terlatih Jepang. Pada tanggal 26 Desember 1944, ia dikirim ke Pulau Lubang di Filipina dan diperintahkan untuk melakukan semua yang ia bisa untuk menghambat serangan musuh di pulau itu, termasuk menghancurkan landasan dan dermaga di pelabuhan jika diperlukan. Ia diperintahkan untuk tidak menyerah atau bunuh diri. 

Namun, pada tanggal 28 Februari 1945, AS dan pasukan militer Filipina menguasai pulau. Dalam waktu singkat, semua tentara Jepang, kecuali Onoda dan tiga tentara lainnya, tewas atau menyerah. Hiroo Onoda dan anak buahnya yang tersisa itu kemudian menaiki bukit. Pada bulan Oktober 1945, mereka melihat brosur yang mengklaim bahwa perang sudah berakhir: “Perang berakhir pada 15 Agustus. Turunlah dari gunung.” Namun, mereka tidak percaya dan menyimpulkan bahwa brosur itu adalah propaganda Sekutu.

Menjelang akhir tahun 1945 selebaran-selebaran dijatuhkan dari udara. Pada selebaran-selebaran itu tercetak perintah penyerahan diri dari Jenderal Angkatan Darat Jepang di Wilayah 14, Tomoyuki Yamashita. Namun, Onoda tak menghiraukannya. Pada tahun 1952, foto keluarga dijatuhkan dari pesawat agar Onoda dan anak buahnya menyerah, namun mereka menyimpulkannya sebagai tipuan. Mereka pun terus bergerilya selama beberapa dekade setelah perang. Pada tahun 1972, salah satu di antara mereka ditembak mati ketika ia tertangkap basah membakar padi yang telah dikumpulkan oleh para petani. Kemudian, pada bulan Februari 1974, Onoda bertemu dengan seorang Jepang, Norio Suzuki, yang berkeliling dunia. 

Namun, Onoda masih menolak untuk menyerah dan mengatakan bahwa dirinya sedang menunggu perintah dari atasan. Suzuki pun kembali ke Jepang dengan membawa foto-foto dirinya bersama Onoda sebagai bukti pertemuan mereka. Pemerintah Jepang kemudian mencari komandan Onoda, Mayor Taniguchi, yang menjadi penjual buku setelah perang berakhir. Taniguchi lantas terbang ke Pulau Lubang. Pada 9 Maret 1974 ia memberi tahu Onoda tentang kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II dan memerintahkan Onoda untuk meletakkan senjata.

Akhirnya, Letnan Onoda menerima perintah komandannya itu dan keluar dari hutan yang menjadi basis gerilyanya selama 29 tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Ia masih mengenakan seragamnya, lengkap dengan pedang, senapan Arisaka Type 99, 500 butir amunisi dan beberapa granat tangan. Penyerahan ini membuatnya menjadi prajurit pejuang Jepang kedua terakhir dalam Perang Dunia II (pertama adalah Teruo Nakamura). Onoda menewaskan sekitar tiga puluh penduduk Filipina dan terlibat dalam baku tembak dengan polisi selama bertahun-tahun, tetapi ia menerima pengampunan dari Presiden Ferdinand Marcos. Setelah kembali ke Jepang, Onoda menjadi selebriti dan begitu populer sehingga didesak untuk mencalonkan diri sebagai Diet.





4. Jack Churchill


Jack Churchill lahir di Hong Kong dari orangtua yang berkewarganegaraan Inggris. Setelah lulus dari Sandhurst pada tahun 1926, ia bertugas di Burma bersama Resimen Manchester. Selama pertengahan tahun 1930an, ia menggunakan talenta memanahnya untuk memainkan peran kecil dalam film The Thief of Bagdad. Setelah Polandia diserbu Jerman pada tahun 1939, ia segera menjadi sukarelawan. Pada bulan Mei 1940, ia dan unitnya, Resimen Manchester, menyergap sebuah patroli Jerman di dekat L'Epinette, Perancis. Ia memberikan sinyal untuk menyerang dengan merobohkan Sersan Feldwebel menggunakan panah berdurinya. Keberhasilannya merobohkan tentara musuh dengan panah itu membuatnya menjadi satu-satunya tentara Inggris yang membunuh musuh dengan panah selama Perang Dunia II. Ia pun segera terkenal sebagai tentara Inggris yang berperang menggunakan senjata busur, panah dan claymore (pedang).

Untuk kedua kalinya Jack Churchill terjun dalam serangan terhadap pasukan Jerman di Vagsoy, Norwegia, pada tanggal 27 Desember 1941. Atas aksi-aksinya di Dunkirk dan Vaasgo., ia menerima Military Cross and Bar. Tiga tahun kemudian, unitnya diperintahkan untuk menyerang Brač, sebuah pulau yang dikuasai Jerman. Dalam serangan itu, sebuah mortir menewaskan atau melukai sebagian besar anak buahnya. Ia sendiri pingsan sehingga ditangkap dan diterbangkan ke Berlin untuk diinterogasi. Ia kemudian dipindahkan ke kamp konsentrasi Sachsenhausen. 




Pada akhir April 1945, ia dipindahkan ke Tyrol bersama sekitar 140 narapidana kamp konsentrasi lainnya. Setelah tentara Jerman kalah perang, para tahanan ditinggalkan. Churchill berjalan 150 mil menuju Verona, Italia, di mana ia bertemu pasukan lapis baja Amerika. Perang Pasifik masih berlangsung dan ia ingin berjuang. Oleh karena itu, ia dikirim ke Burma. Tetapi, saat ia mencapai India, Hiroshima dan Nagasaki telah dibom dan perang tiba-tiba berakhir. Bukannya bahagia, ia justru menggerutu karena perang telah berakhir. "Kalau bukan karena Yank sialan itu, kita bisa terus berperang sampai 10 tahun!" katanya.

Tahun-tahun berikutnya, Jack Churchill menjabat sebagai instruktur di sekolah perang darat-udara di Australia. Selain itu, ia juga aktif mengikuti olah raga selancar. Kembali di Inggris, ia menjadi orang pertama yang menari-nari di atas ombak setinggi lima kaki di River Severn dengan papan selancarnya. Ia akhirnya pensiun dari kemiliteran pada tahun 1959 dengan dua penghargaan Distinguished Service Order. Ia meninggal di Surrey pada tahun 1996.





5. Audie Murphy


Audie Murphy lahir dan besar di Texas. Ia adalah anak keenam dari duabelas bersaudara. Selama tahun 1930an ia bekerja di sebuah toko dan pom bensin di Greenville, Texas. Pada usia 18, ia diterima di Angkatan Darat Amerika Serikat. Ia ditolak oleh marinir dan pasukan payung karena terlalu pendek (166.4 cm). Ia juga ditolak oleh Angkatan Laut. Akhirnya, ia dikirim ke Camp Wolters, Texas, untuk menjalani pelatihan dasar Pada tanggal 10 Juli 1943, Invasi Sisilia menjadi misi tempur pertamanya. Tak lama setelah tiba di Sisilia, ia dipromosikan menjadi kopral setelah membunuh dua perwira Italia saat mereka mencoba melarikan diri dengan menunggang kuda. Setelah Sisilia terbebas dari pasukan Axis, Divisi ke-3 mendarat dekat Salerno sebagai bagian dari uapaya untuk menginvasi daratan Italia. 

Saat di Italia, keterampilannya sebagai infanteri tempur membuatnya mendapatkan banyak promosi dan penghargaan atas keberaniannya. Ia meraih Distinguished Service Cross atas keikutsertaannya dalam kampanye militer di Perancis yang berlangsung selama tujuh minggu. Di Perancis, divisinya menderita 4500 korban. Ia juga berpartisipasi dalam pertempuran di Holtzwihr di mana dirinya diberi Medal of Honor atas, kepemimpinan dan manuver taktisnya. Secara keseluruhan ia menghabiskan dua puluh tujuh bulan untuk bertempur di front Eropa.

Audie Murphy menjadi tentara Amerika yang paling banyak mendapatkan penghargaan selama Perang Dunia II. Total, ia menerima 33 medali dari AS, lima medali dari Perancis dan satu dari Belgia. Ia menerima setiap medali AS yang tersedia pada saat itu, lima di antaranya diberikan lebih dari sekali.

Setelah perang, Murphy menjadi bintang film terkenal yang muncul di 44 film. Ia juga menemukan beberapa keberhasilan sebagai komposer musik country. Pada tahun 1971, ia meninggal dunia pada usia 45 dalam kecelakaan pesawat. Ia dimakamkan dengan penghormatan militer penuh dan dimakamkan di Arlington National Cemetery. Kuburan Murphy di Arlington adalah kuburan kedua yang paling banyak dikunjungi setelah Presiden John F. Kennedy.





6. Mikhail Devyatayev


Mikhail Devyatayev lahir pada tanggal 8 Juli 1917 di Mordovia. Pada tahun 1941, ia memasuki Perang Dunia II sebagai pilot pesawat tempur Soviet. Dengan gagah berani ia membela tanah airnya melawan invasi Nazi. Pada tanggal 23 September 1941, ia terluka parah dalam pertempuran dan tidak melanjutkan tugasnya sebagai pilot pesawat tempur hingga Mei 1944, setelah pertemuannya dengan jagoan Soviet, Aleksandr Ivanovich Pokryshkin.

Pada 13 Juli 1944 pesawat Devyataev ditembak jatuh di dekat Lvov, di atas wilayah yang dikuasai Jerman. Ia menjadi tawanan perang dan menghuni kamp konsentrasi Łódź. Ia segera melakukan upaya untuk melarikan diri, tetapi tertangkap dan dipindahkan ke kamp konsentrasi Sachsenhausen. Ia menyadari bahwa sebagai pilot Soviet ia akan menerima kebrutalan ekstrim, sehingga ia pun bertukar identitas dengan infanteri Soviet yang telah gugur.

Dengan identitas barunya, Devyataev dipindahkan ke kamp Usedom untuk menjadi bagian dari tenaga kerja paksa yang mengerjakan program rudal Jerman di Pulau Peenemünde. Keamanan di pulau dijaga begitu ketat. Namun, Devyataev berhasil meyakinkan sembilan tahanan lainnya dalam kelompok kerjanya bahwa mereka bisa melarikan diri dan ia bisa menerbangkan. Pada pagi hari tanggal 8 Februari 1945, mereka membunuh penjaga Jerman dan berhasil mengambil alih komando kamp. Devyataev kemudian menerbangkan 111 H22 bomber dari pulau itu. Reich Ketiga berusaha keras untuk mencegat pesawat pembom itu, namun Devyatayev berhasil mendarat dengan selamat di wilayah yang dikuasai Soviet. Para pelarian lalu memberikan informasi penting tentang program rudal Jerman, terutama tentang V-1 dan V-2. Namun, polisi Soviet tidak mempercayainya dengan alasan bahwa mustahil bagi tahanan untuk mengambil alih pesawat tanpa kerja sama dari Jerman. Dengan demikian, ia dicurigai sebagai mata-mata Jerman dan dikirim ke sebuah unit pidana militer bersama dengan sembilan orang lainnya. Devyataev menghabiskan sisa-sisa perang di penjara.

Setelah perang berakhir, Devyatayev tetap berstatus kriminal sehingga ia sulit mendapatkan pekerjaan. Pemerintah Soviet akhirnya membersihkan namanya pada tahun 1957 setelah kepala program luar angkasa Soviet, Sergey Korolyov, secara pribadi mengangkat kasusnya dengan alasan bahwa informasi yang diberikan oleh Devyataev dan pelarian lainnya bersifat kritis bagi program luar angkasa Soviet.

Sejak saat itu, Mikhail Devyatayev menjadi pahlawan di Uni Soviet serta menjadi subyek beberapa buku dan artikel surat kabar. Ia meninggal pada tahun 2002 pada usia 85 tahun dan dimakamkan di sebuah pemakaman tua di Lapangan Arsk, Kazan, di dekat Memorial Perang Dunia II.





7. Albert Pierrepoint


Albert Pierrepoint lahir di Clayton, Inggris. Sebagai seorang anak, tampaknya ia terpengaruh oleh pekerjaan ayahnya yang menjadi algojo. Pada musim gugur 1931, ia menerima wawancara pertamanya di Penjara Strangeways, Manchester. Setelah seminggu pelatihan di Penjara Pentonville, London, nama Pierrepoint telah ditambahkan ke List of Assistant Executioners pada tahun 1932. Pada waktu itu, para algojo dan asisten mereka diminta untuk sangat berhati-hati dan menjaga diri mereka dengan cara yang terhormat, terutama menghindari kontak dengan pers.

Pierrepoint melakukan tugasnya sebagai algojo utama saat mengekskusi gangster Tony Mancini di Penjara Pentonville pada 17 Oktober 1941. Setelah Perang Dunia II berakhir, otoritas pendudukan Inggris melakukan serangkaian hukuman pada staf kamp konsentrasi Jerman.

Selama Belsen Trial pertama, sebelas hukuman mati dijatuhkan pada bulan November 1945. Disepakati bahwa Pierrepoint yang akan melakukan eksekusi dan pada tanggal 11 ia terbang ke Jerman untuk pertama kalinya guna menjalankan tugasnya. Selama empat tahun berikutnya, Pierrepoint pergian ke Jerman dan Austria sebanyak 25 kali untuk mengeksekusi 200 penjahat perang. Pers segera menemukan identitasnya dan ia menjadi selebriti, dipuji sebagai pahlawan perang.

Pierrepoint mengundurkan diri pada tahun 1956 karena ketidaksepakatannya dengan Home Office atas feenya. Diyakini bahwa ia telah mengeksekusi setidaknya 433 pria dan 17 wanita, termasuk Irma Grese dan 202 penjahat perang Nazi setelah Perang Dunia II. Ia dan istrinya, Anne, pensiun di kota tepi laut, Southport, di mana ia meninggal pada 10 Juli 1992 di rumah jompo.





8. Rudolf Hess


Rudolf Hess lahir di Alexandria, Mesir, dan merupakan anak tertua dari 4 bersaudara. Keluarganya pindah ke Jerman pada tahun 1908, di mana Rudolf kemudian terdaftar di sekolah asrama. Pada pecahnya Perang Dunia I dia mendaftarkan diri dan menjadi infanteri di Resimen 7 Artileri Bavaria. Setelah mendengar Hitler berorasi pada Mei 1920, Rudolf menjadi pengikut setianya. Dia bekerja sebagai sekretaris pribadi Hitler dan bahkan menyunting sebagian buku Hitler "Mein Kampf". Akhirnya, Hess menjadi orang ketiga yang paling kuat di Jerman, setelah Hitler dan Hermann Göring. 

Segera setelah Hitler memiliki kekuasaan diktator, Hess yang menjabat menjadi Deputi Fuhrer. Seperti hampir semua anggota Nazi lainnya, Hess berharap bahwa Inggris akan menerima Jerman sebagai sekutu. Pada tanggal 10 Mei 1941, Rudolf lepas landas dari Augsburg dengan pesawat Messerschmitt Bf 110. Ia terjun parasut diatas Renfrewshire dan mendarat di lantai Farm dekat Eaglesham, dengan pergelangan kakinya yang cedera.

Dalam klip newsreel, buruh tani David McLean mengklaim telah menangkapnya dengan garpu rumput. Tujuan dari misi Hess adalah untuk membawa proposal perdamaian kepada Winston Churchill. Ini merupakan salah satu deklarasi yang akan mengembalikan semua negara-negara Eropa barat yang ditaklukkan oleh Jerman. Jerman juga akan mengganti rugi biaya pembangunan kembali negara-negara tersebut. Sebagai imbalannya, Inggris harus mendukung upaya Jerman melawan Uni Soviet. Hess ditahan di Inggris, untuk sebagian besar waktunya berada di Rumah Sakit Militer Maindiff Court di Abergavenny, Wales. Kembali di Jerman, Hitler telah menangkap semua staf Hess. Dia juga menanggalkan semua kantornya, dan secara pribadi memerintahkan dia untuk ditembak di tempat jika kembali lagi.

Pada tahun 1946, Rudolf Hess didakwa atas kejahatan terhadap perdamaian dan konspirasi. Dia memang ditemukan tidak bersalah, tapi malah diberi hukuman seumur hidup. Pada tanggal 17 Agustus 1987, ia meninggal saat berada di penjara Spandau di Berlin Barat, di usia 93 tahun. upaya Rudolf Hess untuk merundingkan perjanjian damai dan penjara seumur hidup selanjutnya telah melahirkan banyak kontroversi apa motif dia untuk terbang ke Skotlandia, dan mengapa ia dipenjara sendirian. 





9. Niels Bohr


Tidak ada satu orang dalam Perang Dunia II adalah lebih berharga daripada seorang ahli fisika nuklir berbakat. Niels Bohr adalah seorang ahli fisika Denmark yang membuat kontribusi penting untuk memahami struktur atom, di mana dia menerima 1922 Penghargaan Nobel dalam bidang Fisika. 

Pada tahun 1941 Jerman menduduki Denmark dan Bohr dikunjungi oleh tentara Nazi. Pada tahun 1943 Hitler memerintahkan untuk menangkap Bohr. Namun ia berhasil melarikan diri ke Swedia, dan kemudian melakukan perjalanan ke London. Bohr pernah mengatakan bahwa saat tentara Nazi memasuki pintu depan disaat ia keluar lewat jendela belakang. Dia kemudian bergabung dengan Proyek rahasia Manhattan, ia dikenal dengan nama samaran Nicholas Baker. Perannya penting dalam proyek itu dan dia bertindak sebagai konsultan. Namun dia tidak mengembangkan proyek itu seperti yang dikutipnya "Itulah sebabnya saya pergi ke Amerika. Mereka tidak membutuhkan bantuan saya dalam membuat bom atom."

Dia menyadari bahwa jika ditangkap oleh Nazi Jerman, ia pasti akan dipaksa ke dalam penelitian nuklir, konsekuensinya akan menjadi besar. Bohr percaya bahwa rahasia atom harus dibagikan kepada komunitas ilmiah internasional dan negara-negara Sekutu. Selama tahun 1930-an ia adalah mentornya Werner Heisenberg, fisikawan yang bertanggung jawab atas program senjata nuklir Nazi Jerman. Hal ini yang membuat Hitler sangat menyadari kemampuan Bohr. Setelah perang, Niels Bohr kembali ke Kopenhagen dan menganjurkan untuk penggunaan energi nuklir untuk kedamaian. Dia meninggal pada tahun 1962 di usia 77 tahun. Niels Bohr adalah salah satu fisikawan paling berpengaruh dari abad ke-20 M.






10. Elwin F. Knowles


Elwin F. Knowles adalah seorang komandan angkatan laut Amerika selama Perang Dunia II. Dia adalah kapten dari Kapal Liberty SS John Harvey. Selama Perang Dunia II, kapal Liberty adalah sebuah kapal kargo yang dibangun oleh Amerika Serikat. Pada bulan Agustus 1943, Presiden AS Roosevelt menyetujui pengiriman amunisi kimia yang mengandung gas mustard ke daerah Mediterania. Knowles dan Kapal SS John Harvey diberi tugas mengangkut senjata kimia. John Harvey dijadwalkan untuk berlayar dari Oran, Aljazair ke pelabuhan Bari di Italia selatan. Kapal itu membawa 2.000 M47A1 bom gas mustard dari Perang Dunia I, yang masing-masing mengandung 60-70 lb sulfur mustard.

Pelabuhan Bari selalu ramai oleh kapal selama perang, dan John Harvey harus menunggu beberapa hari untuk membongkar muatannya. Kapten Knowles ingin memberitahu komandan pelabuhan Inggris tentang kargonya dan meminta agar dibongkar secepatnya, tetapi kerahasiaan mencegahnya. Pada tanggal 2 Desember 1943, 88 pesawat Jerman menyerang Bari, menewaskan lebih dari 1.000 orang, dan menenggelamkan 17 kapal, termasuk SS John Harvey yang hancur dalam ledakan kimia besar. Ledakan itu menyebabkan sulfur cair mustard tumpah ke dalam air dan awan uap belerang. Knowles dan krunya langsung tewas dalam ledakan itu.

Selama serangan Jerman, Amerika mengalami kerugian kapal tertinggi, kehilangan kapal Liberty John Bascom, John L. Motley, Joseph Wheeler, Samuel J. Tilden dan John Harvey. Inggris empat kapal, Italia tiga, Norwegia tiga, dan Polandia dua. 628 korban militer dirawat di rumah sakit dengan gejala gas mustard. Pada akhir bulan, 83 diantaranya meninggal. Jumlah korban sipil diperkirakan telah lebih besar, tapi tidak bisa ditentukan secara akurat karena banyak orang yang meninggalkan kota. Tenggelamnya SS John Harvey disebut juga sebagai "Little Pearl Harbor."







sumber: http://www.weirdworm.com/10-unique-people-of-the-second-world-war/1/
.

Jumat, 30 Januari 2015

Apakah Imhotep adalah Nabi Yusuf AS ?



Imhotep merupakan salah satu tokoh paling menarik dalam budaya Mesir kuno, nama Imhotep memiliki arti “orang yang datang dalam damai”.


Dia menjabat sebagai wazir (perdana menteri) untuk Djoser yang merupakan salah satu raja dinasti ketiga. Semasa hidupnya, Imhotep dipercaya menjadi imam besar untuk dewa matahari Ra. Dia juga diklaim memiliki berbagai keahlian lain seperti dokter, arsitek, penyair, dan filsuf. Setelah kematiannya, Imhotep diberi status dewa dan menjadi segelintir dari orang biasa yang mencapai status tersebut.


Imhotep juga seorang penemu yang dianggap menemukan gulungan papirus, meskipun tidak ada bukti langsung yang mengarah kesana. Menjadi salah satu orang terdekat raja, Imhotep mungkin terlibat dalam perancangan makam firaun, Piramida Djoser, yang juga dikenal sebagai Piramida Langka yang terletak di Saqqara dan dibangun sekitar tahun 2630-2611 SM. Namun, yang membuat dia terkenal dan mencapai status dewa setelah kematiannya adalah keahlian dalam bidang obat-obatan.


Imhotep dikenal sebagai pendiri kedokteran Mesir dan tidak memasukkan unsur sihir dalam perawatan medis. Imhotep berhasil mendiagnosis dan menemukan obat untuk dua ratus penyakit. Obat-obatan diekstraknya dari berbagai tanaman. Dia juga dikenal mahir melakukan pembedahan dan perawatan gigi. Imhotep dipercaya telah memahami sistem peredaran darah manusia, organ vital, beserta kegunaannya.


Orang Mesir kuno percaya bahwa ibu Imhotep adalah setengah dewi, santo pelindung Mesir, hal yang membantunya mencapai status dewa setelah kematiannya. Saat Yunani menyerbu Mesir, mereka ikut menyembah dan membangun kuil untuk Imhotep. Orang Yunani seakan melihat Imhotep sebagai manisfestasi dewa penyembuhan mereka sendiri yang bernama Asclepius.




Imhotep adalah Nabi Yusuf?

Hal lain yang menarik tentang Imhotep adalah kepercayaan sebagian orang bahwa dia sebenarnya merupakan figur Nabi Yusuf seperti yang dikisahkan dalam al-Quran dan Injil. Kepercayaan ini dikaitkan dengan ramalan akan datangnya kelaparan tujuh tahun.

Ramalan ini sebenarnya berasal dari mimpi Firaun Djoser. Dalam mimpi ini dewa sungai Nil berbicara kepada firaun dan hanya Imhotep yang bisa menafsirkan mimpi tersebut. Cerita Imhotep amat mirip kisah Nabi Yusuf yang mengisahkan seorang anak gembala bernama Yusuf yang dijual sebagai budak oleh kakak-kakaknya.


Setelah melalui berbagai cobaan, Yusuf akhirnya tiba di Mesir tempat dia memprediksi sekaligus mencegah kelaparan selama tujuh tahun. Selanjutnya, dia menjadi wazir dan mendapatkan status sebagai satu-satunya orang yang berada tepat setelah firaun.






sumber: http://www.amazine.co/21773/tokoh-mesir-kuno-apakah-imhotep-yusuf-dalam-alkitab/
.

Selasa, 27 Januari 2015

Siapakah Otak dibalik Serangan Pearl Harbor?



Terkadang, peperangan membawa sebuah ironi. Seseorang yang begitu membenci perang, dapat juga justru menjadi pemicu utama dari peperangan. Itulah yang terjadi pada seorang Laksamana Jepang bernama Ishoroku Yamamoto

Seorang perwira briliant yang telah kehilangan dua jari tangan selama perang Russia dan Jepang di tahun 1905. Dia jugalah yang membangun angkatan laut Jepang sehingga begitu ditakuti selama awal Perang Dunia II.

Laksamana Jepang Ishoroku Yamamoto adalah salah satu komandan laut terbesar Angkatan Laut Jepang dan salah satu pemimpin militer penting saat Perang Dunia II.

Dia adalah Laksamana Armada Gabungan Angkatan Laut Jepang selama tahun-tahun pertama Perang Dunia II.

Yamamoto lahir pada 4 April 1884. Dia belajar di Akademi Angkatan Laut Jepang dan bertugas di kapal selama Perang Rusia-Jepang.

Di kemudian hari dia melanjutkan sekolah di Harvard University, Amerika. Disinilah Isoroku Yamamoto mulai tertarik pada kemungkinan penerbangan angkatan laut.

Selanjutnya, Yamamoto kembali lagi ke Amerika Serikat pada tahun 1920 sebagai atase angkatan laut di Washington, DC.

Dia belajar menerbangkan pesawat dan menjadi yakin bahwa konflik militer di masa depan akan diputuskan terutama melalui kekuatan udara.

Tidak ada lagi perang meriam antar kapal untuk menenggelamkan salah satunya. Kekuatan udaralah yang akan mengambil peran besar.

Dia bisa meramalkan saat kapal perusak, kapal penjelajah dan kapal perang akan bertugas sebagian besar sebagai pendamping kapal induk.

Untuk tujuan ini, sebagai komandan Armada Udara Pertama, Isoroku Yamamoto mendorong militer Jepang untuk memproduksi lebih banyak pesawat yang disambut baik dengan diproduksinya lebih dari 4.700 unit pada tahun 1940.






Perencana Serangan Pearl Harbor

Sebagai wakil menteri Angkatan Laut Jepang, Isoroku Yamamoto juga mengawasi pembangunan dua kapal induk modern Jepang yaitu Shokaku dan Zuikaku. Kedua kapal ini berperan dalam serangan di Pearl Harbor.

Seiring hubungan antara AS dan Jepang yang semakin memburuk pada tahun 1940, Isoroku Yamamoto diperintahkan oleh kabinet militer Jepang untuk mulai merencanakan serangan terhadap Amerika.

Dia tidak antusias menanggapi perintah ini. Pengalamannya di Amerika membuatnya lebih mengenal negara ini dibandingkan para pemimpin kabinet militer.

Kabinet militer berusaha meyakinkan Yamamoto bahwa Amerika “tidak memiliki nyali” untuk berperang, tapi Yamamoto tidak begitu yakin.

Yamamoto mengatakan kepada kabinet bahwa efek serangan mungkin bisa berdampak selama enam bulan setelah menyerang Pearl Harbor, tapi dia tidak bisa menjamin apa-apa di luar itu.

Setelah mesin perang Amerika bangkit dan beroperasi, katanya, itu akan mirip dengan “membangunkan raksasa tidur.”

Menurut Yamamoto, satu-satunya kesempatan Jepang untuk memperoleh hasil positif adalah dengan menyerang hebat Pearl Harbor dan target lain sebanyak mungkin, dan berharap Washington akan menghubungi Tokyo untuk mengajukan tawaran perdamaian.

Isoroku Yamamoto merencanakan serangan Pearl Harbor dan sejarah mencatat serangan pada 7 Desember 1941 tersebut dianggap sangat berhasil dari sudut pandang Jepang.

Angkatan Laut Jepang melanjutkan untuk menyerang dan menduduki pos-pos lain yang dikuasai Amerika.

Namun, ketakutan terburuk Yamamoto mulai terwujud pada Mei 1942 saat terjadi Pertempuran Laut Karang (Battle of the Coral Sea).

Pada pertempuran tersebut, kapal induk Shokaku, kebanggaan armada Jepang, rusak parah dan kapal induk kembarnya, Zuikaku, kehilangan banyak kekuatan udaranya.

Hal ini membuat kedua kapal induk tersebut tidak dapat mengambil bagian dalam Pertempuran Midway sebulan kemudian.





Pertempuran Midway

Pertempuran Midway adalah salah satu pertempuran laut paling bersejarah, tidak hanya dari masa Perang Dunia II, tapi juga sepanjang sejarah pertempuran laut.

Intelijen AS, di bawah komando Joseph Rochefort, berhasil memecahkan JN-25 atau kode angkatan laut Jepang dan berhasil mengetahui bahwa sesuatu yang besar telah melewati Hawaii.

Untuk diketahui, tidak ada wilayah apapun antara Hawaii dan Jepang kecuali atol Midway.

Isoroku Yamamoto berpendapat bahwa jika Jepang bisa menguasai Midway, itu akan menjadi tempat yang baik untuk memulai serangan terhadap Hawaii dan akhirnya daratan AS.

Faktor paling penting dalam kemenangan Amerika adalah saat pesawat AS memergoki tiga dari empat kapal induk Jepang pada saat-saat paling rentan untuk sekaligus melancarkan serangan. Akibatnya, tiga kapal induk bisa ditenggelemkan dalam waktu hanya 10 menit.

Admiral Chuichi Nagumo, pemimpin armada kapal induk Jepang, tidak bisa memutuskan apakah balas menyerang kapal induk AS dengan torpedo atau memerintahkan serangan ke Midway menggunakan bom. Keraguan ini pada akhirnya berbuah bencana.

Kegagalan ini sebagian merupakan kesalahan Isoroku Yamamoto. Dia memerintahkan pelarangan penggunaan radio yang ketat, sehingga kapal perang super Yamato yang ditumpanginya tidak melakukan tindakan apapun.

Nagumo yang tidak bisa menghubungi Yamamoto harus membuat keputusan sendiri. Namun, usaha ini sia-sia dengan kapal induk Jepang keempat bisa ditenggelamkan sore harinya setelah mengalami pemboman hebat.

Akibatnya, sisa Angkatan Laut Jepang berbalik kembali ke Tokyo dan tidak lagi melakukan serangan ofensif selama sisa perang.

Tetap menjadi laksamana, Yamamoto kemudian mengalihkan perhatiannya ke Guadalcanal dan pulau-pulau Pasifik lainnya, namun hanya dalam peran pendukung untuk membantu pasukan darat menginvasi pulau-pulau ini.





Akhir Hayatnya

Isoroku Yamamoto tidak hidup untuk melihat akhir Perang Dunia II. Sebagai pemimpin militer penting sekaligus bertanggung jawab dalam merencanakan Pearl Harbor, Yamamoto adalah sosok yang diincar pihak AS.

Intelijen AS mengetahui bahwa Yamamoto akan menginspeksi pasukan Jepang yang menduduki pulau Bougainville.

Pada tanggal 18 April 1943, 18 pesawat Amerika berusaha mencegat pesawat yang ditumpangi Yamamoto.

Saat pesawatnya terlihat mendekati sebuah lapangan terbang di Bougainville, skuadron P-38 milik AS segera menukik untuk melancarkan serangan.

Yamamoto tewas dalam serangan ini. Pemerintah Jepang tidak ingin menurunkan semangat rakyat, sehingga kematiannya tidak diumumkan sampai Mei 1943.

Isoroku Yamamoto mendapatkan upacara pemakaman kenegaraan penuh dan dianugerahi Order of the Chrysanthemum secara anumerta.

Isoroku Yamamoto adalah seorang laksamana besar dan komandan laut yang kapabel. Kematiannya merupakan kerugian luar biasa bagi Angkatan Laut Jepang.








sumber: http://www.amazine.co/39610/siapakah-isoroku-yamamoto-perencana-serangan-pearl-harbor/

.

Rabu, 21 Januari 2015

Semua Hal tentang Oda Nobunaga





Seorang penggagas penyatuan Jepang di bawah pemerintahan Shogun pada akhir abad ke-16, yang memimpin Jepang sampai terjadinya Restorasi Meiji pada tahun 1868 M.

Dirinya merupakan salah satu dari tiga orang pemersatu Jepang pada jaman peperangan bersama dengan para jenderal yang kelak menjadi suksesornya, Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu. Dia juga merupakan seorang Daimyo terkemuka pada zaman Sengoku dalam sejarah Jepang.

Oda Nobunaga hidup dalam zaman pendudukan militer yang tidak berkesudahan, yang mana dirinya telah menaklukkan sekitar sepertiga wilayah Jepang sebelum dirinya tewas dalam pertempuran di tahun 1582 M.

Penerusnya, Toyotomi Hideyoshi, adalah seorang pendukung Oda yang setia, yang akhirnya menjadi orang pertama yang mempersatukan seluruh Jepang, dan menjadi pemimpin Jepang yang pertama sejak Perang Onin.




Masa Kecil dan Remaja

Oda Nobunaga lahir pada tanggal 23 Juni 1534 dan diberi nama Oda Kippōshi. Dia sebenarnya merupakan putra kedua dari Oda Nobuhide, seorang wakil Shugo (wakil gubernur) provinsi Owari.

Akan tetapi Oda Nobunaga adalah anak sulung dari istri resmi Oda Nobuhide, yaitu Tsuchida Gozen yang tak lain adalah ibu kandungnya. Kakak tirinya, Oda Nobuhiro lahir dari selir ayahnya, sehingga tidak bisa dihitung sebagai ahli waris resmi klan Oda.

Pada saat masa kecil dan remajanya, Oda Nobunaga dikenal akan perilakunya yang urakan dan aneh, sehingga dirinya dijuluki Owari no Ōutsuke atau Si Bodoh Dari Owari.

Oda Nobunaga dikenal mudah bergaul dengan para pemuda di sekitarnya, tanpa memandang dirinya sebagai seorang bangsawan.

Disebutkan bahwa Oda Nobunaga dilahirkan di Istana Nagoya, walau hal ini masih menjadi perdebatan. Namun satu hal yang pasti bahwa dia lahir di provinsi Owari.

Pada tahun 1574, Nobunaga menerima gelar Kuge (Gelar Bangsawan), lalu pada tahun 1577 dirinya diberikan gelar Udaijin (Menteri Kanan), yang merupakan posisi tertinggi ketiga dalam jabatan istana.




Wafatnya sang Ayah dan Perebutan Kekuasaan





Simbol Klan Oda



Ayah Oda Nobunaga, yakni Oda Nobuhide, berkuasa sebagai kepala klan Oda. Seperti telah disebutkan sebelumnya, Oda Nobuhide sendiri adalah wakil shugo provinsi Owari yang dikepalai oleh Shiba Yoshimunedari klan Shiba sebagai shugo.

Namun ternyata yang memiliki kekuasaan justru klan Oda yang notabene wakil shugo, sehingga peran klan Shiba lebih mirip seperti boneka pemerintahan dari klan Oda.

Pada masa itu provinsi Owari dikelilingi oleh musuh-musuh kuat terutama dua klan yang sangat ditakuti kekuatannya yaitu klan Imagawa (Penguasa provinsi Suruga) dan klan Saitō (Penguasa provinsi Mino).

Untuk menghindari konfrontasi langsung dengan 2 musuh kuat, Nobuhide memilih berdamai dengan kepala klan Saitō, Saitō Dōsan dengan cara menikahkan putranya, Nobunaga dengan anak gadis Saitō Dōsan, Putri Nōhime, sehingga Nobuhide bisa lebih fokus bertempur dengan klan Imagawa.

Sayangnya klan Oda sendiri terbagi menjadi beberapa kelompok yang saling berseteru. Ketika Nobuhide wafat, walaupun Nobunaga sebagai sulung telah ditetapkan sebagai penerus kepala klan, adik Nobuhide yang bernama Oda Nobutomo secara sepihak mengambil alih jabatan wakil shugo.

Dengan demikian, Nobutomo secara langsung menentang Nobunaga sebagai ahli waris Nobuhide untuk jabatan kepala klan Oda. Di lain pihak adik kandung Nobunaga yang bernama Oda Nobuyuki juga berambisi mengambil warisan kepala klan dari tangan Nobunaga.





Menyingkirkan para Pesaing demi Menguasai Klan Oda





Pada bulan April 1556, ayah mertua Oda Nobunaga, Saitō Dōsan tewas akibat kalah bertempur dengan putra pewarisnya sendiri Saitō Yoshitatsu. Pasukan Dōsan sebetulnya sudah dibantu pasukan yang dikirim Nobunaga, tapi konon sudah terlambat untuk dapat menolong Saitō Dōsan.

Lalu pada bulan Agustus 1556, Nobunaga memadamkan pemberontakan yang dipimpin adik kandungnya sendiri Oda Nobuyuki bersama dengan Shibata Katsuie, yang ingin merebut kekuasaan klan Oda, dalam Pertempuran Inō.

Oda Nobuyuki terkurung di dalam Istana Suemori yang dikepung pasukan Nobunaga. Sang ibu, Tsuchida Gozen datang untuk menengahi pertempuran di antara kedua putranya, dan Nobunaga dimintanya untuk mengampuni Nobuyuki.

Pada tahun berikutnya (Tahun 1557), Nobuyuki kembali menyusun rencana pemberontakan. Nobunaga yang mendengar rencana ini dari laporan rahasia Shibata Katsuie berpura-pura sakit dan menjebak Nobuyuki untuk datang menjenguknya ke Istana Kiyosu. Nobuyuki pun dijebak dan dipaksa melakukan seppuku sewaktu datang ke Istana Kiyosu.

Paman Oda Nobunaga yaitu Oda Nobutomo yang sekarang menjabat sebagai wakil shugo, sempat bersinggungan dengan Shiba Yoshimune yang merupakan seorang shugo dan hubungan di antara keduanya menjadi tegang.

Di tengah panasnya hubungan dengan Yoshimune, Nobutomo menyusun rencana pembunuhan atas Nobunaga. Rencana pembunuhan ini dibocorkan Yoshimune kepada Nobunaga, sehingga ada alasan untuk menyerang Nobutomo.

Setelah tahu rencana pembunuhan yang disusunnya terbongkar, Nobutomo sangat marah terhadap Yoshimune dan membunuh anak dari Yoshimune, yaitu Shiba Yoshikane. Peristiwa pembunuhan Shiba Yoshikane ini merupakan kesempatan bagi Nobunaga untuk memburu dan membunuh komplotan pembunuh Yoshikane.

Setelah sempat berperang, Oda Nobutomo pun akhirnya berhasil dihabisi paman Nobunaga lainnya yang bernama Oda Nobumitsu (penguasa Istana Mamoriyama).

Dengan tewasnya sang adik, Oda Nobuyuki dan sang paman, Oda Nobutomo, maka resmilah Oda Nobunaga menjadi penguasa tunggal klan Oda.

Dengan bersatunya seluruh kekuatan klan Oda di tangannya, Nobunaga mulai mengincar penaklukan pada seluruh negeri Jepang. Diawali dengan pengusiran klan Shiba (klan penguasa provinsi Owari). Sehingga pada tahun 1559 secara resmi keluarga Nobunaga berhasil memegang kendali kekuasaan provinsi Owari.




Tenka Fubu, Misi Menguasai Seluruh Jepang dengan Kekuatan Militer


1. PERTEMPURAN OKEHAZAMA



Setahun setelah Nobunaga menguasai provinsi Owari, yakni pada tahun 1560, penguasa provinsi Suruga yang bernama Imagawa Yoshimoto dari klan Imagawa memimpin pasukan secara besar-besaran yang dikabarkan terdiri dari puluhan ribu (sekitar 20 – 35 ribu) prajurit untuk menyerang provinsi Owari, dibantu juga dengan klan Matsudaira dari provinsi Mikawa yang berada di garis depan berhasil menaklukkan benteng pertahanan pihak Nobunaga.

Merasa telah berhasil menaklukkan Nobunaga, maka klan Imagawa pun mabuk akan kemenangan dan berpesta ria, namun tanpa disangka, secara diam-diam Oda Nobunaga yang ‘hanya’ bermodalkan 2000 prajurit melakukan serangan balik dengan tujuan utama membunuh Imagawa Yoshimoto. Dan ternyata serangan Nobunaga ini berhasil, Yoshimoto terbunuh sehingga mengakibatkan para pasukannya kebingungan dan dengan mudah dikalahkan oleh Nobunaga.

Peristiwa bersejarah ini kemudian dikenal dengan Pertempuran Okehazama, di mana pasukan Nobunaga yang berjumlah sangat sedikit berhasil mengalahkan musuhnya yang berjumlah jauh lebih banyak. Peristiwa ini pula yang akhirnya membuat nama Oda Nobunaga menjadi terkenal di seluruh negeri.

Seusai Pertempuran Okehazama, yakni pada tahun 1562, klan Matsudaira dengan kepala klannya Matsudaira Motoyasu, yang sebelumnya berpihak pada klan Imagawa akhirnya menyatakan diri membelot dan bekerjasama dengan Oda Nobunaga demi menumpas klan Imagawa.

Matsudaira Motoyasu sendiri kelak namanya dikenal sebagai Tokugawa Ieyasu, salah satu jenderal dan kaki tangan kepercayaan Nobunaga selain tentunya Toyotomi Hideyoshi.




2. PENAKLUKAN PROVINSI MINO




Setelah mengalahkan klan Imagawa, tujuan Nobunaga berikutnya adalah menguasai provinsi Mino yang dikuasai oleh klan Saitō. Seperti sudah diceritakan sebelumnya, bahwa ayah mertua Oda Nobunaga, Saitō Dōsan yang tak lain adalah kepala klan Saitō, tewas dibunuh oleh putranya sendiri Saitō Yoshitatsu. Sehingga klan Saitō akhirnya dikuasai oleh Saitō Yoshitatsu.

Namun beberapa saat setelah peristiwa Pertempuran Okehazama, Yoshitatsu meninggal karena sakit dan digantikan oleh anaknya yang baru berusia 14 tahun Saitō Tatsuoki. Tatsuoki sendiri dikenal sebagai sosok yang lemah, tidak sekuat dan berkharisma seperti ayah dan kakeknya.

Pada tahun 1566, Nobunaga memerintahkan Kinoshita Tōkichirō (Nantinya dikenal dengan nama Toyotomi Hideyoshi) untuk membangun Istana Sunomata yang akan digunakan sebagai batu loncatan penyerangan ke provinsi Mino.

Nobunaga berhasil menaklukkan pasukan Saitō Tatsuoki berkat bantuan beberapa klan lainnya seperti klan Takenaka, klan Inaba, klan Ujiie, klan Andō, klan Hachisuka, klan Maeno dan klan Kanamori.

Dengan ditaklukkan provinsi Mino pada tahun 1567, Nobunaga menjadi daimyo dua provinsi sekaligus di usia 33 tahun. Jadi bisa dikatakan titik awal keinginan Nobunaga untuk menaklukkan seluruh Jepang dimulai dari provinsi Mino.

Pada tahun itu juga, Nobunaga mulai secara terang-terangan menunjukkan ambisinya menguasai seluruh Jepang. Nobunaga mulai menggunakan stempel bertuliskan Tenka Fubu (Di bawah langit, Menguasai dengan kekuatan bersenjata) atau penguasaan seluruh Jepang dengan kekuatan bersenjata.

Provinsi Mino sendiri berbatasan langsung dengan provinsi Kai dan Shinano yang dikuasai oleh klan Takeda, sehingga untuk pertama kalinya Oda Nobunaga berkontak langsung dengan salah satu daimyo paling tangguh pada era Sengoku yaitu Takeda Shingen.





3. PERLUASAN KEKUASAAN HINGGA KE WILAYAH KYOTO


Era Shogun yang berkuasa di Kyoto pada masa itu adalah Keshogunan Ashikaga yang sebenarnya tak lebih dari boneka para daimyo dari klan Miyoshi yang menguasai Kyoto. Sewaktu sedang berkuasa, ShogunAshikaga Yoshiteru sempat berselisih paham dengan klan Miyoshi sehingga dirinya akhirnya dibunuh oleh klan Miyoshi.

Adik Ashikaga Yoshiteru yang bernama Ashikaga Yoshiaki juga menjadi incaran klan Miyoshi, sehingga melarikan diri dan dirinya kemudian mendekati Nobunaga yang sudah menjadi penguasa provinsi Mino untuk meminta bantuan dalam membalas dendam dan merebut kembali kekuasaan keshogunan.

Tak disangka permintaan ini pun disambut baik oleh Nobunaga yang kebetulan memang mempunyai ambisi untuk menguasai seluruh Jepang, termasuk Kyoto.

Nobunaga beserta pasukannya awalnya sempat menghadapi klan Rokkaku dari provinsi Ōmi yang menghadang, namun akhirnya klan Rokkaku berhasil dikalahkan.

Lalu berikutnya Nobunaga juga berhasil menghancurkan kekuasaan klan Miyoshi di Kyoto dan mengangkat Ashikaga Yoshiaki sebagai Shogun baru dalam Keshogunan Ashikaga.

Tentu saja Yoshiaki diperlakukan Nobunaga tak lebih dari sebagai Shogun boneka yang dikendalikan oleh Nobunaga dalam menguasai Kyoto.

Berikutnya Nobunaga menaklukkan kota Sakai yang membangkang terhadap dirinya dan sekitar tahun 1567 hingga tahun 1569, Nobunaga berusaha menaklukkan Provinsi Ise.

Provinsi Ise dikuasai Nobunaga berkat bantuan kedua putranya yang dikimpoikan dengan anggota keluarga klan yang berpengaruh di wilayah Ise, yakni klan Kambe dan klan Kitabatake.





Pembentukan Aliansi Anti-Nobunaga



1. PEMBAKARAN KUIL ENRYAKU

Shogun Ashikaga Yoshiaki yang selama ini menjadi shogun boneka dari Nobunaga ternyata diam-diam ingin melepaskan diri dari pengaruh Nobunaga. Dirinya mulai mengumpulkan para daimyo membentuk aliansi kekuatan untuk menentang Nobunaga.

Tercatat klan-klan kuat seperti klan Asakura dan klan Azai, ditambah gerombolan pemberontak Ikko-Ikki (gabungan bangsawan lokal, rakyat jelata, petani dan pendeta) yang anti-kekuasaan samurai, berhasil membendung invasi dan membuat keropos kekuatan pasukan Nobunaga.

Salah satu pusat perkumpulan pendeta yang bergabung dalam Ikko-Ikki adalah kuil Enryaku yang terletak di gunung Hiei yang tak jauh dari tempat kediaman Nobunaga di Kyoto.

Gusar dengan kekuatan Ikko-Ikki dan khawatir dengan keberadaan Enryaku-ji yang jarak dan letaknya terlalu riskan, Pada bulan September 1571 Nobunaga memerintahkan penyerangan dan pembakaran kuil Enryaku yang memakan korban tewas sekitar 4 ribu orang termasuk wanita dan anak-anak, termasuk pendeta kepala kuil Enryaku.

Takeda Shingen dalam pernyataan yang mengecam keras tindakan Nobunaga mengatakan Nobunaga sudah berubah menjadi Raja Iblis.




2. PERTEMPURAN MIKATAGAHARA



Berikutnya pada tahun 1572, Takeda Shingen dari provinsi Kai memutuskan untuk menyerang Kyoto sebagai jawaban atas permintaan bantuan Ashikaga Yoshiaki.

Pasukan berjumlah 27.000 prajurit yang dipimpin Shingen berhasil menaklukkan wilayah kekuasaan klan Tokugawa di bawah pimpinan Tokugawa Ieyasu (Sebelumnya bernama klan Matsudaira).

Meskipun telah mendapat bantuan dari Nobunaga, tetap saja pasukan klan Tokugawa kalah dalam pertempuran tersebut. Pertempuran itu sendiri dikenal dengan nama Pertempuran Mikatagahara, selanjutnya pasukan Takeda terus memperkuat posisi di wilayah kekuasaan Tokugawa.

Sayangnya Takeda Shingen wafat tak lama dari kemenangannya di Mikatagahara pada tahun 1573, sebelum dirinya benar-benar dapat menguasai Kyoto.

Dengan kematian Takeda Shingen, Nobunaga bisa lebih fokus menghadapi koalisi klan Azai dan klan Asakura yang akhirnya juga bisa dikalahkan pada tahun yang sama.

Shogun Ashikaga Yoshiaki yang sudah lemah posisinya juga akhirnya disingkirkan dari Kyoto oleh Nobunaga dan hal ini pun mengakhiri pemerintahan Shogun Ashikaga.





3. PERTEMPURAN TEDORIGAWA



Ternyata jalan Nobunaga menuju puncak kekuasaan belum selesai ketika Uesugi Kenshin membentuk Aliansi anti-Nobunaga yang kedua bersama klan Mori yang kuat dalam pertempuran diatas air.

Uesugi Kenshin berhasil menghancurkan pasukan Nobunaga dalam Pertempuran Tedorigawa yang mengakibatkan invasi Nobunaga tersendat.

Lagi-lagi keberuntungan menghinggapi Nobunaga. Setahun setelah pertempuran Tedorigawa, ketika Uesugi Kenshin mempersiapkan pasukannya untuk menyerang Nobunaga kembali, Uesugi Kenshin mendadak wafat karena sakit.

Baik Takeda Shingen maupun Uesugi Kenshin tak memiliki pengganti yang kompeten, yakni Takeda Katsuyori(Penerus Shingen) ataupun Uesugi Kagekatsu (Penerus Kenshin) yang tidak setangguh ayah mereka, walaupun pertempuran dan perlawanan tetap mereka lakukan terhadap Nobunaga dari waktu ke waktu.




4. PEMUSNAHAN KELOMPOK IKKO-IKKI



Pada tahun 1574, kelompok Ikkō Ise Nagashima dikepung pasukan Nobunaga dari darat dan laut hingga tidak berdaya akibat terputusnya jalur perbekalan.

Pertempuran berlangsung sengit, dan Nobunaga sudah menderita luka-luka tembak. Namun akhirnya kelompok Ikkō menanggapi peringatan untuk menyerah. Nobunaga berpura-pura memberi izin kepada kelompok Ikki untuk menyerahkan diri.

Ketika sedang berkumpul untuk menyerahkan diri, kelompok Ikki mendadak diserang. Semua pengikut kelompok Ikki yang sudah menyerah dibakar hidup-hidup, sejumlah 20.000 orang tewas.

Sebagian besar anggota kelompok Ikki adalah orang tua, wanita, dan anak-anak yang tidak pernah ikut berperang. Penjelasan yang dapat dipercaya mengatakan Nobunaga melakukan pembunuhan massal sebagai balasan atas kerugian besar yang diderita Nobunaga dalam pertempuran dengan kelompok Ikki Nagashima.

Pengikut terpercaya dan anggota keluarga Nobunaga tewas dalam jumlah besar, sehingga Nobunaga dendam terhadap kelompok Ikki. Kelompok Ikko Nagashima habis diberantas dengan pembunuhan massal yang dilakukan Nobunaga.





Insiden Honno-Ji dan Tewasnya Oda Nobunaga




Pada bulan Mei 1582, Tokugawa Ieyasu berkunjung ke Istana Azuchi untuk mengucapkan terima kasih kepada Nobunaga atas penambahan Suruga ke dalam wilayah kekuasaannya.

Nobunaga menugaskan salah seorang jenderalnya, Akechi Mitsuhide sebagai tuan rumah yang mengurus segala keperluan Ieyasu selama berada di Istana Azuchi.

Di tengah kunjungan Ieyasu di Istana Azuchi, Nobunaga menerima utusan yang dikirim Toyotomi Hideyoshi yang meminta tambahan pasukan dari Nobunaga.

Posisi Hideyoshi yang sedang bertempur merebut Istana Takamatsu di Bitchū dalam keadaan sulit, karena jumlah pasukan klan Mōri berada di atas jumlah pasukan Hideyoshi.

Nobunaga menanggapi permintaan bantuan Hideyoshi. Mitsuhide dibebaskan dari tugasnya sebagai tuan rumah bagi Ieyasu dan diperintahkan memimpin pasukan bantuan untuk Hideyoshi.

Nobunaga sendiri berangkat ke Kyoto dengan tujuan mempersiapkan pasukan yang dikirim untuk menyerang pasukan klan Mōri.

Nobunaga menginap di kuil Honno-Ji, Kyoto. Mitsuhide yang sedang dalam perjalanan memimpin pasukan bala bantuan untuk Hideyoshi berbalik arah, dan secara tiba-tiba muncul di Kyoto untuk menyerang kuil Honno-Ji.

Setelah terkepung oleh pasukan Mitsuhide di dalam kuil Honno-Ji yang telah terbakar, Nobunaga akhirnya melakukan seppuku atau bunuh diri, sedangkan putra sulung sekaligus penerusnya Oda Nobutada juga tewas dalam pertempuran mempertahankan kuil Honno-Ji.

Peristiwa bersejarah ini dikenal sebagai Insiden Honno-Ji. Dengan demikian berakhirlah kisah Oda Nobunaga dan ambisinya menyatukan negeri di bawah kekuasaan klan Oda.



Batu Nisan 5 Susun Oda Nobunaga, Berlokasi Di Kuil Oku-no-in, Gunung Kōya





Rangkuman Perjalanan Hidup Oda Nobunaga dari Tahun ke Tahun


1. Nobunaga Muda

Tahun 1534 : Oda Nobunaga terlahir di provinsi Owari dari pasangan Oda Nobuhide (Ayahnya) dan Tsuchida Gozen (Ibunya).

Tahun 1539 : Menjadi penguasa istana Nagoya pada umur sekitar 5 tahun. Terpisah tempat tinggal dengan orang tuanya yang membesarkan adiknya, Oda Nobuyuki di istana Suemori, sementara Nobunaga sendiri diasuh oleh pelayan kepercayaan klan Oda, Hirate Masahide.

Tahun 1547 : Nobunaga melihat dan mengamati kegiatan militer untuk pertama kalinya, walaupun hanya berlangsung singkat.

Tahun 1549 : Menikahi Putri Nōhime, anak gadis dari Saito Dōsan, daimyo dari provinsi Mino (prefektur Gifu) pada usia 15 tahun. Ini adalah sebuah pernikahan berlatar belakang politik yang dirancang oleh ayahnya dan juga Hirate Masahide.



2. Penyatuan Provinsi Owari

Tahun 1551 : Oda Nobuhide wafat dan Nobunaga pun mewarisi posisi ayahnya. Dirinya menerima tentangan dan pemberontakan dari adiknya, Oda Nobuyuki yang ingin juga merebut kekuasaan klan.

Tahun 1552 : Pertempuran Kaizu. Nobunaga mengalahkan pemberontakan pamannya, Oda Nobutomo.

Tahun 1553 : Pelayan kepercayaan klan Oda, Hirate Masahide melakukan seppuku karena merasa bertanggung jawab dan malu akan tindakan Nobunaga. Lalu Nobunaga juga menemui ayah mertuanya, Saitō Dousan untuk pertama kalinya pada tahun tersebut.

Tahun 1555 : Pertempuran Ino. Mengalahkan adiknya, Nobuyuki dan Shibata Katsuie untuk menjadi kepala klan Oda yang tak terbantahkan lagi.

Tahun 1556 : Ayah mertuanya, Saitō Dousan terbunuh dalam kudeta kekuasaan di provinsi Mino yang dilakukan oleh putranya sendiri, Saitō Yoshitatsu.

Tahun 1557 : Nobuyuki berencana kembali untuk menggulingkan kekuasaan Nobunaga. Nobunaga yang menerima laporan rahasia dari Shibata Katsuie pun memaksa Nobuyuki untuk melakukan seppuku.

Tahun 1558 : Pertempuran Ukino. Mengalahkan Oda Nobukata, pemberontak terakhir dari internal klan Oda di provinsi Owari.

Tahun 1559 : Nobunaga pergi ke Kyoto untuk mengumumkan penyatuan provinsi Owari yang dia pimpin ke dalam kesoghunan Muromachi (nama lain kesoghunan Ashikaga) yang dipimpin oleh Ashikaga Yoshiteru.



3. Awal Peperangan Utama

Tahun 1560 : Pertempuran Okehazama. Menggagalkan usaha invasi yang dilakukan daimyo Imagawa Yoshimoto, penguasa provinsi Mikawa (sebelah timur prefektur Aichi), provinsi Suruga (sebelah barat prefektur Shizuoka) dan provinsi Totomi (sebelah timur prefektur Shizuoka).

Tahun 1562 : Membentuk "Aliansi Kiyosu" dengan Matsudaira Motoyasu (kelak bernama Tokugawa Ieyasu), daimyo baru dari provinsi Mikawa.



4. Tenka Fubu

Tahun 1567 : Nobunaga menginvasi dan menaklukkan provinsi Mino. Memulai ambisi untuk menaklukkan seluruh negeri Jepang, yang dikenal dengan Tenka Fubu, "Menaklukkan dengan menggunakan kekuatan bersenjata (militer)".

Tahun 1568 : Oda Nobunaga membawa pasukannya ke Kyoto atas permintaan shogun Ashikaga ke-15 yaitu shogun Ashikaga Yoshiaki. Dengan penaklukkan Kyoto dan Ashikaga Yoshiaki dijadikan shogun boneka, maka era Azuchi-Momoyama dalam sejarah jepang resmi dimulai (saling tumpang tindih dengan era Muromachi hingga tahun 1573).

Tahun 1570 : Pertempuran Sungai Ane (Pertempuran Anegawa). Oda Nobunaga dan Tokugawa Ieyasu berhasil mengalahkan gabungan kekuatan dari daimyo Asakura Yoshikage dan Azai Nagamasa.

Tahun 1571 : Menyerang dan memusnahkan komplek kuil biksu pendekar Tendai, yakni kuil Enryaku di gunung Hiei di dekat Kyoto.

Tahun 1573 : Menginvasi dan menaklukkan provinsi Echizen dan provinsi Wakasa. Nobunaga mengusir shogun terakhir dari keshogunan Muromachi, Ashikaga Yoshiaki keluar dari Kyoto. Era Shogunate Muromachi pun resmi berakhir.


Peta Kekuasaan Oda Nobunaga Dalam Era Azuchi-Momoyama



5. Invasi Chugoku (Provinsi - Provinsi Utama Jepang Bagian Barat)

Tahun 1575 : Pertempuran Nagashino. Nobunaga dan Tokugawa Ieyasu mengalahkan Takeda Katsuyori. Invasi pertama kali atas wilayah provinsi Tamba dilakukan oleh jenderal Akechi Mitsuhide.

Tahun 1579 : Akechi Mitsuhide menginvasi provinsi Tamba untuk ke-3 kalinya dan akhirnya berhasil menaklukkannya. Provinsi Settsu juga berhasil diinvasi dan ditaklukkan. Sedangkan provinsi Mimasaka dan provinsi Bizen "diberikan" kepada Nobunaga.

Tahun 1580 : Istana Miki akhirnya runtuh setelah pengepungan selama 2 tahun oleh salah seorang jenderal Nobunaga yaitu Hashiba Hideyoshi (Toyotomi Hideyoshi). Hideyoshi juga berhasil menginvasi dan menaklukkan provinsi Tajima, serta juga menginvasi provinsi Inaba.

Tahun 1581 : Hashiba Hideyoshi mengepung istana Tottori. Provinsi Inaba pun akhirnya berhasil ditaklukkan.

Tahun 1582 : Hashiba Hideyoshi menginvasi provinsi Bitchu. Klan Takeda takluk menghadapi pasukan Nobunaga; Provinsi Shinano, Kai, dan Suruga juga berhasil ditaklukkan. Nobunaga jatuh dalam perangkap kudeta (Insiden Honno-ji no Hen) yang dilakukan oleh jenderal kepercayaannya sendiri, Akechi Mitsuhide yang menyebabkan Nobunaga tewas dengan melakukan seppuku di kuil Honno-Ji, Kyoto.





Beberapa Film yang Memuat Kisah Hidup Oda Nobunaga



1. Toshiie and Matsu (Drama Serial, Tayang tahun 2002)

Sebuah drama kolosal Jepang yang sedang dilanda perang saudara berkepanjangan di akhir masa Ashikaga Shogunate tahun 1336—1573. Toshiie berasal dari klan Maeda , memutuskan untuk mengabdi kepada Nobunaga Oda , sang penguasa muda provinsi Owari. Toshiie juga menikah muda dengan Matsu yang saat itu masih di bawah umur.

Nobunaga mulai menancapkan pengaruhnya yang kuat ke seluruh Jepang dengan didukung oleh sekutunya, yaitu Tokugawa Ieyasu. Meningkatnya kekuasaan Nobunaga ke seluruh Jepang , membawa dampak pada meningkatnya pamor klan Maeda dan klan Toyotomi, sebagai salah satu pendukung utama klan Oda.

Sementara itu Toyotomi Hideyoshi adalah tokoh yang lain sangat penting dalam drama ini selain Oda Nobunaga dan Tokugawa Ieyasu. Hideyoshi adalah contoh bagaimana keuletan dan kecerdikan dapat mengantarkannya dari kelas petani menuju puncak kekuasaan. Trio kepemimpinan mereka adalah peletak dasar bagi persatuan Jepang.

Sebuah drama sejarah yang layak di saksikan, karena kaya akan kandungan kisah sejarah Jepang abad pertengahan, kisah cinta yang mengharukan, kelumit politik tingkat tinggi, suri teladan wanita, kisah kepahlawanan dan wajah dari kekuasaan.




2. Kagemusha (Film, Tayang tahun 1980)

Film ini menceritakan tentang kisah seorang penguasa besar dalam sejarah Jepang di era Ashikaga (Era pertengahan Jepang) yang bernama Takeda Shingen. Sesaat sebelum kematiannya, Takeda telah menyiapkan orang pengganti (The Double) yang mirip dengan dirinya, dan saat itu klan Takeda sedang berseteru melawan klan Oda (Nobunaga) dan klan Tokugawa (Ieyasu).

Persiapan si Shingen palsu ini dimaksudkan untuk menipu musuhnya agar tidak menyerang, hal itu akan terjadi kalau pihak musuh tidak mengetahui, atau ragu, dalam menyikapi benar tidaknya kematian Shingen yang asli. Daya tarik utama dari film ini adalah saat si Shingen palsu (Kagemusha), berusaha menggantikan peran dari Shingen yang asli. Sangat memukau, menyedihkan, mengharukan.




3. Oda Nobunaga (Film TV, Tayang tahun 1998)

Sebuah film yang membahas tentang penguasa Oda Nobunaga pada abad ke-16. Saat masih muda, Oda sebenarnya dianggap sebelah mata untuk meneruskan ayahnya sebagai pemimpin klan Oda, namun melalui pernikahan berbau politis yang diatur oleh ayahnya, Nobunaga bukan hanya memperoleh pengaruh kekuasaan, dirinya pun sukses menjadi daimyo yang menggabungkan tiga wilayah kekuasaan untuk menyatukan Jepang.




4. Goemon (Film, Tayang tahun 2009)

Suatu film bergenre sci-fi historikal mengenai Jepang pada zaman era Sengoku. Bercerita tentang Ishikawa Goemon, seorang ninja pencuri yang hidup pada zaman pemerintahan Oda Nobunaga, yang dalam film ini diceritakan tentang Nobunaga yang tewas mengenaskan di tangan pengikutnya sendiri.

Tangan kanan dan juga jenderal kepercayaannya, Toyotomi Hideyoshi pun mengambil alih kekuasaan dan memenuhi impian Nobunaga untuk menyatukan Jepang dalam satu kepemimpinan.



5. Oda Nobunaga pun muncul sebagai salah satu dalam Video Game seperti Onimusha, Samurai Warriors, Sengoku Basara, Pokemon, dll. dan juga dalam beberapa Anime.




Tahukah anda ?


1. Bahwa ada peribahasa kuno di Jepang sana yang bila dalam bahasa inggris menyebutkan “Oda piled the rice, Hideyoshi rolled the dough, And Tokugawa ate the cake" yang artinya Oda Nobunaga yang mengumpulkan berasnya, Toyotomi Hideyoshi membuat adonannya, dan lalu Tokugawa Ieyasu yang memakan kue berasnya.

Hal ini mungkin dimaksudkan karena bahwa Nobunaga lah yang berjuang sedari awal untuk menyatukan Jepang dengan susah payah lalu setelah dirinya tewas, Hideyoshi lah yang meneruskan perjuangannya dengan mengalahkan si pengkhianat Akechi Mitsuhide dan berhasil menyatukan Jepang dan malah Ieyasu lah yang menikmati hasilnya dengan terbentuknya era Shogunate Tokugawa dengan Ieyasu menjadi shogun yang pertama.


2. Hirate Masahide, pelayan kepercayaan dari klan Oda, yang mengasuh, membesarkan dan mengajari Oda Nobunaga tentang berbagai macam hal, melakukan seppuku. Nobunaga merasa sangat sedih dan kehilangan, dan membangun kuil Seishu-Ji, sebuah kuil Buddha, yang didedikasikan untuk mengenang Masahide.


3. Bahwa desas desus penyebab mengapa Akechi Mitsuhide memutuskan untuk berkhianat terhadap Oda Nobunaga adalah karena beberapa hal :

- Pada tahun 1579 saat Akechi Mitsuhide berhasil menaklukkan provinsi Tamba dengan daimyo nya saat itu Hatano Hideharu juga dipaksa menyerah. Nobunaga langsung menghukum mati Hatano Hideharu, padahal Hideharu menyerah setelah dibujuk dengan bersusah payah oleh Mitsuhide. Ada cerita yang mengatakan perbuatan Nobunaga tersebut menyebabkan terbunuhnya ibu kandung Akechi Mitsuhide yang saat itu sedang dijadikan sandera oleh pihak Hatano Hideharu.

- Pada saat menginvasi wilayah Shikoku dengan daimyo nya saat itu Chōsokabe Motochika, pasukan Nobunaga dipimpin oleh putra Nobunaga, Kambe Nobutaka dan menteri Niwa Nagahide, tanpa melibatkan Akechi Mitsuhide sama sekali.

Mitsuhide pun menjadi khawatir dengan masa depannya sebagai pengikut Nobunaga karena tidak diberi bagian dalam rencana penyerbuan ke Shikoku. Mitushide merasa nasibnya sebentar lagi mirip dengan nasib jenderal Nobunaga yang lain, Sakuma Nobumori dan Hayashi Hidesada yang diusir oleh Nobunaga.

- Akechi Mitsuhide juga merasa dipermalukan oleh Nobunaga, karena rencana pernikahan putri salah seorang pengikutnya yang bernama Saitō Toshimitsu menjadi gagal. Pernikahan ini sebenarnya diatur oleh Mitsuhide sesuai strategi pendekatan terhadap Chōsokabe Motochika yang diperintahkan Nobunaga.

- Dalam jurnal militer Akechi Mitsuhide ditulis tentang Oda Nobunaga yang tidak merasa puas dengan pelayanan Mitsuhide sewaktu menangani kunjungan Tokugawa Ieyasu di istana Azuchi. Nobunaga pun lantas menyuruh anak laki-laki peliharaannya yang bernama Mori Ranmaru untuk memukul kepala Mitsuhide. Hal ini diperkirakan juga menjadi salah satu alasan Mitsuhide menjadi marah, dan berniat untuk membalas dendam dan berkhianat kepada Nobunaga.


4. Bahwa apa pun kontroversi mengenai banyak tindakan Oda Nobunaga yang dianggap sangat brutal dan kejam, namun jika kita boleh berkaca pada prinsip "Perdamaian hanya dapat diciptakan setelah melalui peperangan" maka hal itu bisa dianggap wajar dan lumrah saja. Oda Nobunaga juga bisa dianggap sebagai peletak dasar kekuatan Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu.







sumber:

  • wikipedia.org
  • http://www.biographybase.com/biography/oda_nobunaga.html
  • http://www.samurai-archives.com/nobunaga.html
  • http://boardgamegeek.com/thread/151561/need-help-good-books-or-movies-about-oda-nobunaga

.